Raja Bandit Berkulit Harimau “Mati” Baku Tembak

0
592
Kapolres-Oku-AKBP-NK-Widayana-Sulandari-di-dampingi-Kasat-Reskrim-Polres-Oku-AKP-Alex-Andriyan-dalam-jumpa-pers

BATURAJA, (KP),- Raja Bandit berjimat kulit harimau, di lengkapi keris smer mesem dan keong, Andi Irawan (32) warga asal Lampung, yang tinggal di Desa Wayheling Kecamatan Lengkiti Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan, di temukan “mati” terkapar, setelah baku tembak dengan petugas Satreskrim  Polres Oku, pada Selasa malam ahir Juli kemarin.

Bandit yang sering berak lalu meninggalkan kotoran di rumah korbanya usai mencuri ini, di temukan terbujur kaku di dalam hutan Omiba, Kamis (2/8/2018) malam sekitar pukul 22.Wib lebih kurang 300 meter dari area baku tembak, tempat kediaman pelaku. Pelaku Andi “Penjahat Licin” yang  masuk target DPO,  sejak tahun 2011 dan sudah 7 kali lolos dari penggerebekan Tim Buser Polres Oku, sebelumnya malang melintang melakukan kejahatan  spesialis penjarah rumah warga  dengan wilayah operasi  Ogan Komering Ulu.

Kini sepak terjang Irawan sudah berahir, setelah mayatnya  di temukan terbujur kaku  akibat terjangan timah panas Tim Buser Satreskrim Polres OKU Pimpinan Kasat Reskrim AKP Alex Andrean S.Kom. Dalam konfresi peress, Kapolres Oku, AKBP NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim Polres Oku, AKP Alex Andriyan S.Kom  juga di hadiri oleh Bupati Kabupaten Oku, Drs. H. Kuryana Azis, dan Direktur RSUD Ibnusutowo  Dr. Rina Dyana di Kamar Jenazah RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja, Jumat (3/8/2018) terungkap, jika pelaku  merupakan bandit  paling di cari hampir sewindu terahir ini.

Dijelaskan Kapolres, pada Selasa 31 Juli 2018 sekitar  21.30 Wib  di dapat infomasi jika pelaku sedang berada di Desa Way Heling, Kecamatan Lengkiti. Mendapat kabar ini,  Kasat reskrim AKP Alex Andriyan bersama Kanit Pidum Ipda Karbianto dan anggota buser menuju tempat pelaku berada. Saat penggerebekan Polisi masuk rumah pelaku dari pintu depan, tapi bandit ini memilih kabur dari pintu belakang. Agar buruannya tidak lolos petugas  memberikan tembakan peringatan. Rupanya pelaku bukan menyerah, tapi  membalas tembakan petugas dengan senjata api rakitan (senpira) yang dipegangnya. Menyadari hal itu, petugas memberi tindakan tegas. “ Tembakan pelaku meleset, dan mengenai mobil petugas, hingga baku tembak tak terhindarkan, ” jelas AKP Alex.

Tembakan polisi di duga menyasar kaki tersangka, sampai baku tembak itu berahir, pelaku menghilang di kedalam hutan  Omiba. Kamis kemarin, di bantu masyarakat setempat, petugas kembali  melakukan upaya  untuk menangkap pelaku, dengan cara menyusuri jejak darah yang tercecer. “ Setelah dua hari berlalu, tersangka di temukan sudah tak bernyawa sekitar 300 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), “ ungkap Kasat.

Kamis, malam mayat pelaku Andi Irawan, langsung di bawa ke RSUD Baturaja untuk di lakukan visum. Pengejaran terhadap  pelaku ini, berdasarkan 15 Laporan Polisi (LP) pencurian di sertai  pembaretan. Pengungkapan  kasus ini  terahir berdasarkan laporan korban  pada Jumat 13 April 2018 sekira jam 02.30 Wib. Terjadi tindak pidana Curat TKP  di Ruko Sumatera Mega Mart RS Sriwijaya Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur  Kabupaten Oku, menimpa korban  berinisil DA (40) warga Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur.

“ Saat melakukan aksinya pelaku, meninggalkan kotoran alias Berak terlebih dahulu  di dalam rumah korban. Pelaku terekam kamera pengintai (CCTV). Kejadian mengakibatkan korban  mengalami kerugian sekitar Rp.6 Juta,” tutup Kasat.  (Syahril).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here