Menurutnya, kegiatan seperti turnamen PGRI bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat semangat kebersamaan.
“PGRI ini ibarat rumah kita, rumah bagi guru dan tendik. Di sini kita bisa berkumpul, tertawa, dan melepas lelah dari kesibukan di sekolah,” katanya penuh semangat.
Terkait peringatan Hari Guru Nasional, Raja Ipulidarni menilai momen tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap keberadaan dan pengabdian para guru. Ia berharap seluruh guru, baik yang PNS, ASN, maupun honorer dan swasta, dapat merasakan kesejahteraan yang adil.
“Harapan saya, semua guru lebih makmur. Semoga pemerintah pusat dan daerah memberi perhatian tanpa ada diskriminasi,” tuturnya.
BACA JUGA : Hairul Ajak Guru Jadikan Olahraga Wadah Kebersamaan
Ia juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Natuna terus mendukung program kesejahteraan guru tanpa membeda-bedakan status dan lembaga pendidikan.
“Tidak boleh ada diskriminasi untuk guru dan sekolah-sekolah. Semua punya peran penting membangun pendidikan di Natuna,” pungkasnya. (KP).
Laporan : Nisa










