Turut Serta Wakil Bupati Natuna Pada Acara Wisata Sail to Natuna

oleh
Tampak-beberapa-buah-Kapal-Yacht-berlabuh-disekitar-perairan-Laut-Desa-Tanjung-Kecamatan-Bunguran-Timur-Laut

Natuna, (KP), – Semangat Perpres Nomor 105 Tahun 2015 ternyata memberi kemudahan bagi yacht yang akan memasuki wilayah Indonesia. Dengan aplikasi YachtERS (Yacht Electronic Registration System), para pelancong menggunakan yacht dapat memasuki wilayah Indonesia dengan lebih mudah dan cepat. Mereka cukup melakukan pendaftaran (registrasi) secara online. Data itu, terkoneksi dengan sembilan kementerian dan lembaga terkait, antara lain, Imigrasi, Bea Cukai, Kemenhub, dan Mabes TNI.

Tampak-beberapa-buah-Kapal-Yacht-berlabuh-disekitar-perairan-Kecamatan-Bunguran-Timur-Laut-Kabupaten-Natuna-Provinsi-Kepri

Berkat adanya aplikasi canggih yang dikembangkan oleh Pusat Komunikasi Kementerian Luar Negeri, menggantikan aplikasi e-CAIT (electronic Clearance and Aproval for Indonesian Territory) itu, tepatnya pada Kamis, (07/06/2018) para turis terlihat dengan mudah berkayuh ke Kabupaten Natuna Provinsi Kepri. Kehadiran 16 kapal yacht yang berlabuh disekitar perairan laut Pantai Tanjung, saat ini menjadi tontonan masyarakat setempat.

Wakil-Bupati-Kabupaten-Natuna-Hj.-Ngesti-Yuni-Suprapti-mengalungkan-bunga-kehormatan-turis

Kunjungan traveler itu, dalam rangka mengikuti kegiatan Festival Wisata Bahari Kabupaten Natuna Tahun 2018 dan Event Sail To Natuna yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisa dan Kebudayaan (Disparbud). Kedatangan mereka, disambut langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Natuna, Hj. Ngesti Yuni Suprapti, bersama Ketua DPRD Natuna, Yusripandi, Kadisparbud Natuna, Erson Gempa Afriandi, sejumlah FKPD, dan masayarakat.

Wakil-Bupati-Kabupaten-Natuna-Hj.-Ngesti-Yuni-Suprapti-dan-Ketua-DPRD-Yusripandi-menyalami-sejumlah-wisatawan

Promosi wisata dalam rangka menggenjot jumlah kunjungan tourism country mulai dari peserta, official, maupun supporter, yang berasal dari sembilan negara, diantaranya, Amerika, Kanada, Selandia Baru, Perancis, Inggris, Islandia, Australia, Skotlandia, dan Swiss itu, berlangsung di Pantai Teluk Selahang, Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna. Tentunya aka ada banyak manfaat yang bisa diperoleh. “ Kita serahkan kepada masyarakat, supaya dapat menghasilkan uang dari kegiatan ini. Seperti rental mobil, rental motor, jual souvenir, dan menjual kuliner khas Natuna, ” sebut Kadisparbud Natuna, Erson Gempa Afriandi, kepada wartawan, Kamis, (07/06).

Ketua-DPRD-Natuna-Yusripandi-saat-mengalungkan-bunga-kehormatan-kepada-sejumlah-turis

Terbitnya Perpres Nomor 105 Tahun 2015 tentang Kunjungan Kapal Wisata (Yacht) Asing ke Indonesia, telah mebuat mulus, upaya dan kerja keras Disparbud Natuna, dalam mensuskseskan gawainya. Meskipun saat ini, hanya baru ada 16 buah, dari 39 kapal  yacht, yang menjadi target. ” Awalnya akan datang sebanyak 39 kapal yacht, namun yang 11 lagi meraka langsung ke Malaysia Timur. Jadi ini baru ada 16, rusak 2, dan saat ini mereka masih contac teman-teman yang lain. Nanti mereka akan datang kesini, kita tunggu saja dalam 5 hari kedepan, ” terang Erson.

Wakil-Bupati-Kabupaten-Natuna-Hj.-Ngesti-Yuni-Suprapti-Ketua-DPRD-Yusripandi-Kadisparbud-Natuna-Erson-Gempa-Afriandi-dan-sejumalah-FKPD

Hadirnya traveler mancanegara, membuat masyarakat berlomba-lomba mengabadikan moment poto bersama, begitu juga dengan para pencari berita, tampak tidak mau ketinggalan. Budaya ramah masyarakat, membuat orang berkulit putih itu, tersenyum manja. Sambutan hangat dinas terkait, melalui sejumlah kegiatan lomba seperti hias pompong, melukis kapal, menjaring ikan, termasuk kukur kelapa, dan persembahan tari, serta pertunjukan musik, membuat para turis merasa semakin terhormat.

Salah-satu-pertunjukan-musik-akustik-oleh-Caffelanos-dalam-rangka-menyambut-kedatangan-para-turis

Menurut Erson, Disparbud Natuna, hanya melakukan penyambutan saja. Para turis nantinya akan dilayani oleh Asita (Asosiasi Pengusaha Travel),  menjelajah Pulau Natuna. ” Mereka para turis, mengaku suka berada di Natuna, karena masyarakatnya welcome, dan mau membaur. Saya sangat berterimakasih kepada masyarakat, yang telah sudi menyambut, dan melayani turis dengan baik. Rencananya, tahun depan, para turis langsung ke Natuna, tidak singgah ke Anambas, ” ujar Erson.

Salah-seorang-wartawati-Natuna-poto-bersama-para-turis-disalah-satu-tempat-persinggahan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kabupaten Natuna, Hj. Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, kegiatan Festival Wisata Bahari Kabupaten Natuna Tahun 2018 dan Sail To Natuna, merupakan salah satu upaya promosi dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, dan mewujudkan pengembangan sektor pariwisata. “ Semoga bapak/ibu sekalian dapat menjadikan daerah kami sebagai salah satu tujuan wisata yang akan selalu dikenang, serta dirindukan dengan segala keramahan dan keindahan alamnya, ” ujar Ngesti.

Wakil-Bupati-Kabupaten-Natuna-Hj.-Ngesti-Yuni-Suprapti-saat-menyampaikan-sambutan

Ngesti berharap kegiatan promosi wisata, yang berlangsung mendapat dukungan penuh oleh seluruh elemen masyarakat. “ Kepada segenap masyarakat, atas nama Pemerintah Kabupaten Natuna, besar harapan kami agar saudara sekalian dapat terus memberikan dukungan, melalui keterlibatan secara langsung, maupun tidak langsung, membangun citra Kabupaten Natuna, sebagai destinasi wisata yang patut dikunjungi oleh wisatawan, ” imbuh Ngesti. (***).

Narasi            : Koran Perbatasan

Poto                : Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *