Acara dimulai dengan sambutan pembuka, dilanjutkan dengan doa secara bergantian oleh para tokoh lintas agama, dan ditutup sekitar pukul 09.00 WIB.
Dalam penutupan, Kompol P. Tarigan kembali menekankan bahwa doa lintas agama ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari strategi membangun kepercayaan publik serta mempererat relasi antara aparat dan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi simbol komitmen kami menjaga keberagaman dan kedamaian di tengah masyarakat Natuna,” pungkasnya. (KP).
Kontributor : Humas Polres Natuna
Editor : Dhitto










