KABAR PERBATASANNASIONALNATUNAPEMERINTAHANPENDIDIKANSUARA RAKYAT

SLB Natuna Sudah Merdeka Sebelum Kurikulum Merdeka

×

SLB Natuna Sudah Merdeka Sebelum Kurikulum Merdeka

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah SLB Natuna, Raja Ipulidarni, S.Pd., M.Pd., poto bersama wartawan Koran Perbatasan di Ruang TU SLB Natuna, Senin 03 November 2025.

Ia menegaskan seluruh guru, termasuk staf dan kepala sekolah, wajib turun tangan dalam memberikan pelayanan kepada siswa disabilitas. “Kalau wali kelas tidak ada, guru lain yang bantu. Kalau guru lain tidak ada, TU atau bahkan satpam bisa turun. Kalau tetap tidak ada, kepala sekolah wajib turun,” tegasnya.

Meski demikian, Ipulidarni mengakui masih ada tantangan, terutama keterbatasan guru Pendidikan Luar Biasa (PLB). Saat ini, hanya tiga guru di sekolahnya yang memiliki latar belakang PLB. “Sisanya guru umum, termasuk saya. Tapi kami semua di sini orang-orang yang mau belajar,” ucapnya.

Dalam hal inovasi, SLB Natuna dikenal aktif sebagai sekolah penggerak yang fokus pada kepedulian lingkungan. Anak-anak diajarkan memilah sampah kering dan basah, mendaur ulang plastik menjadi ekobrik, serta memproduksi sabun cair ramah lingkungan. Produk kreatif mereka bahkan sudah sering dipamerkan dalam berbagai kegiatan.

Kini, SLB Natuna tengah menjalankan program Pembelajaran Mendalam (PM) sebagai tindak lanjut dari prestasi sebagai sekolah berkinerja terbaik tahun 2024. Program ini bukan mengganti kurikulum, melainkan memperdalam pendekatan pengajaran berbasis kebutuhan siswa.

BACA JUGA : MI Darul Ulum Natuna Tegakkan Disiplin dan Akhlak

Ipulidarni juga menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah agar menyediakan lapangan kerja bagi lulusan SLB. “Minimal mereka bisa diberi peluang untuk bekerja, walau sebagai tenaga honor atau magang. Anak-anak kami juga ingin mandiri,” ujarnya.

Meski demikian, ia bersyukur terhadap dukungan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, yang secara bertahap memenuhi kebutuhan fasilitas sekolah. “Walaupun lambat, tapi semua yang kami butuhkan pelan-pelan dipenuhi,” katanya.

Raja Ipulidarni menegaskan seluruh siswa SLB Natuna berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa biaya. “Sekolah kami gratis, anak-anak dapat baju, dijemput, dan yang tidak mampu mendapat bantuan PIP,” pungkasnya. (KP).

Baca Juga:  Kabupaten Khusus Perbatasan Kepulauan Jemaja Bakal Terbentuk

Laporan : Nisa


 

📊 Views: 20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *