KABAR PERBATASANNATUNAPEMERINTAHANPENDIDIKAN

SMAN 1 Bunguran Timur Mantapkan Pembelajaran Mendalam

×

SMAN 1 Bunguran Timur Mantapkan Pembelajaran Mendalam

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Ida Susanti, S.Pd.,

“Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bunguran Timur terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menerapkan pembelajaran mendalam dan pembiasaan karakter melalui 7 Kebiasaan Hidup Anak Indonesia Hebat”

NATUNA – Kepala Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Ida Susanti, S.Pd., menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya terus berupaya memperkuat kualitas pendidikan melalui pendekatan kurikulum merdeka dan pembelajaran mendalam (deep learning).

Kata Ida, selain mengedepankan prestasi akademik, pihak sekolah juga fokus membentuk karakter siswa melalui pembiasaan positif seperti kegiatan imtak, olahraga rutin, dan penerapan program 7 Kebiasaan Hidup Anak Indonesia Hebat. Berbagai kegiatan peningkatan mutu pendidikan di SMAN 1 Bunguran Timur telah berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, untuk kegiatan peningkatan prestasi sudah banyak. Dua tahun lalu, anak-anak kita bahkan berhasil mencapai tingkat nasional dan mendapat Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Prestasi,” ungkapnya kepada Koran Perbatasan di Ruangan Kepala Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur, Senin, 06 Oktober 2025.

Untuk tenaga pendidik, menurut Ida, sudah mencukupi. “Guru-guru kami alhamdulillah sudah lengkap, hanya kekurangan satu guru TIK. Selebihnya sudah terpenuhi, termasuk tenaga tata usaha,” jelasnya.

Ida menerangkan sekolahnya kini menjadi salah satu sekolah sasaran pembelajaran mendalam. Sekarang melanjutkan kurikulum merdeka dengan pendekatan deep learning. Ada tiga SMA di Natuna yang ditunjuk oleh GTK Provinsi sebagai sekolah sasaran, yaitu SMAN 1 Bunguran Timur, SMAN 2 Bunguran Timur, dan SMAN 1 Bunguran Utara.

“Pembelajaran mendalam ini bertujuan agar anak-anak merasa senang dalam belajar, bukan hanya pintar tetapi juga berkarakter dan menikmati proses belajar,” ujarnya.

Menurut Ida, sebagai bentuk implementasi pendidikan karakter, setiap hari Jumat sekolah mengadakan kegiatan Imtak. Seluruh siswa dikumpulkan di lapangan karena keberadaan aula tidak memungkinkan untuk menampung jumlah siswa yang tercatat sebanyak 952 orang.

Baca Juga:  Gubernur Kepri Resmikan Lembaga Pelatihan Kerja Bintan Cakrawala

“Selain itu, kami juga menanamkan disiplin melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti paskibra, pramuka, dan PMR,” paparnya.

Terkait inovasi sekolah, Ida mengatakan pihaknya menggiatkan kembali program 7 Kebiasaan Hidup Anak Indonesia Hebat (7 KHI). Menerapkannya dengan kegiatan olahraga setiap Selasa dan Kamis.

BACA JUGA : Kepala MTsN 2 Natuna Tegaskan Kurikulum Berbasis Cinta

“Lalu setiap pukul 10.00 siswa wajib berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ida menjelaskan isi dari 7 KHI, yaitu, bangun awal, beribadah, gemar olahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur awal.

“Program ini merupakan imbauan dari pusat dan kami sampaikan langsung kepada siswa,” tambahnya.

📊 Views: 21

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *