BUDAYA PERBATASANNATUNAPENDIDIKANPOTRET PERBATASAN

Menjaga Tradisi Idul Adha, SMKN 1 Bunguran Timur Sembelih Dua Ekor Sapi

×

Menjaga Tradisi Idul Adha, SMKN 1 Bunguran Timur Sembelih Dua Ekor Sapi

Sebarkan artikel ini
Kepala SMKN 1 Bunguran Timur, Subbihi, M.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya usai menyampaikan persiapan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah 2026 Masehi di Kabupaten Natuna.

“SMKN 1 Bunguran Timur tetap menjaga tradisi penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha meski berdekatan dengan jadwal ujian semester siswa.”

Kepala SMKN 1 Bunguran Timur, Subbihi, M.Pd., memastikan pihak sekolah tetap melaksanakan kegiatan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Natuna dengan menyembelih dua ekor sapi. Tradisi tahunan tersebut terus dipertahankan sebagai bentuk kebersamaan, pembelajaran nilai keikhlasan, serta penguatan karakter religius di lingkungan sekolah.

NATUNA – SMKN 1 Bunguran Timur kembali menjaga tradisi pelaksanaan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Meski tahun ini perayaan Idul Adha berdekatan dengan jadwal ujian semester genap, pihak sekolah memastikan kegiatan tetap berlangsung dengan melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan para siswa yang tinggal di asrama sekolah.

Kepala SMKN 1 Bunguran Timur, Subbihi, M.Pd., mengatakan mayoritas siswa sekolah tersebut berasal dari luar pulau sehingga banyak yang akan merayakan Hari Raya Idul Adha bersama di lingkungan asrama sekolah.

“Karena mayoritas siswa kami berasal dari pulau-pulau, maka mereka menyambut Idul Adha di asrama bersama guru dan tenaga kependidikan, apalagi tanggal 2 Juni mereka sudah menghadapi ujian semester genap,” ujarnya kepada koranperbatasan.com melalui wawancara WhatsApp, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan Idul Adha telah dipersiapkan secara matang melalui rapat pembentukan panitia yang dilaksanakan di musala kompleks sekolah.

“Kegiatan diawali dengan rapat pembentukan panitia Idul Adha untuk mematangkan teknis pelaksanaan,” jelasnya.

Pada perayaan tahun ini, SMKN 1 Bunguran Timur akan menyembelih dua ekor sapi kurban yang berasal dari kelompok kurban internal sekolah.

“Alhamdulillah tahun ini kami memiliki dua hewan kurban berupa sapi yang bersumber dari kelompok kurban guru dan tenaga kependidikan sekolah,” katanya.

Baca Juga:  Sambil Reses Nasrul Sempatkan Diri Jenguk Warga Sakit dan Rumah Hampir Roboh

Ia menjelaskan, kelompok kurban tersebut dibangun secara swadaya melalui semangat gotong royong para guru dan tenaga kependidikan yang secara sukarela ikut berpartisipasi.

Subbihi berharap kegiatan kurban di lingkungan sekolah dapat terus menjadi kebiasaan positif yang memperkuat nilai religius dan kebersamaan.

“Semoga kegiatan kurban ini menjadi kebiasaan positif bagi keluarga besar SMKN 1 Bunguran Timur,” harapnya.

Ia juga menyampaikan pesan mengenai makna mendalam Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus mempererat hubungan sosial antarsesama manusia.

“Kita memahami bahwa siapa yang mengejar akhirat maka dunia akan mengikutinya. Prinsip hidup ini harus terus dijalankan sebagai sarana Hablumminallah dan Hablumminannas,” ungkapnya.

Menurut Subbihi, kata kurban berasal dari kata qoraba yang berarti dekat. Oleh karena itu, ibadah kurban menjadi pengingat tentang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menunjukkan ketaatan dan pengorbanan kepada Allah SWT.

“Dengan berkurban kita memahami kembali makna ketundukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai iktibar tentang ketaatan dan pengorbanan,” pungkasnya.


Laporan: Dini


 

📊 Views: 18

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *