Sorotan tajuk redaksi yang konsisten mengangkat isu ketiadaan kerja sama formal antara Pemda Natuna dan media lokal mulai menuai respons dari masyarakat. Salah satunya datang dari tokoh masyarakat Natuna, Serasan, Fadillah, yang menilai bahwa pemerintah daerah, khususnya Bupati Natuna, telah gagal merangkul media sebagai mitra strategis dalam pembangunan informasi publik.
NATUNA – Sorotan tajuk redaksi Koran Perbatasan terkait belum adanya MoU dan PKS (Perjanjian Kerja Sama) antara Pemerintah Daerah Natuna dan media lokal, mendapat tanggapan serius dari tokoh masyarakat setempat. Salah satunya datang dari Serasan Fadillah, seorang tokoh masyarakat yang dikenal aktif dalam isu pembangunan dan kebebasan berpendapat di daerah perbatasan.
BACA JUGA: Media Lokal Dicampakkan, Pemda Natuna Tak Butuh Pers?
Kepada Koran Perbatasan, Fadillah menyampaikan keprihatinan mendalam atas sikap pemerintah daerah, khususnya Bupati Natuna, yang dinilainya belum menunjukkan penghargaan terhadap keberadaan media yang telah bekerja profesional selama ini.










