“Belum tentu juga orang-orang yang memilih beliau itu akan setia terus, dan yang tidak memilih akan jadi oposisi selamanya. Dengan merangkul semua, beliau bisa lebih mudah menjalankan roda pemerintahan,” jelasnya.
Menurut Fadillah, peran media tidak bisa dikesampingkan, terutama dalam menyampaikan program-program kerja pemerintah kepada masyarakat.
“Media itu menyampaikan visi dan misi kepala daerah. Apa yang sudah terwujud atau sedang berjalan, itulah yang disampaikan ke publik. Jangan lupa, media hadir dalam semua aspek pembangunan,” tegasnya.
BACA JUGA: Natuna Darurat Komunikasi, Semua Diam, Media Dibiarkan Tanpa Kepastian
Menutup pernyataannya, Fadillah berharap agar Bupati Natuna ke depan tidak lagi mengkotak-kotakkan masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritik.
“Pro-kontra itu hal biasa dalam demokrasi. Ada yang mengkritik, ada yang memuji. Tapi bupati harus berjiwa besar menerima semua elemen yang bersedia membantu beliau, di bidang apapun,” pungkasnya.










