BUDAYA PERBATASANKESEHATANLINGKUNGAN & KELAUTANNATUNAPOTRET PERBATASAN

Sri Panglima Bergerak, Pantai Piwang Dibersihkan Secara Swadaya 

×

Sri Panglima Bergerak, Pantai Piwang Dibersihkan Secara Swadaya 

Sebarkan artikel ini
Warga bersama-sama melakukan gotong royong membersihkan lingkungan di kawasan permukiman Kabupaten Natuna. Kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian dan semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan.

“Pedagang yang tergabung dalam Serikat Pedagang Kaki Lima Pantai Piwang (Sri Panglima) bergerak secara swadaya membersihkan kawasan berjualan dan saluran drainase sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan sekaligus mendukung upaya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Natuna.” 

Ketua Serikat Pedagang Kaki Lima Pantai Piwang (Sri Panglima), Bujang Sudirman, mengatakan kegiatan gotong royong membersihkan kawasan Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, merupakan inisiatif bersama para anggota dan bukan kegiatan yang digerakkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya pada Minggu (30/8/2026). 

NATUNA – Para pedagang yang tergabung dalam Serikat Pedagang Kaki Lima Pantai Piwang (Sri Panglima) menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan menggelar gotong royong secara swadaya di kawasan Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, Minggu (30/8/2026). 

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut menyasar area berjualan para pedagang, termasuk membersihkan tumpukan sampah dan saluran parit atau drainase yang berada di sepanjang kawasan tempat mereka beraktivitas. 

Ketua Sri Panglima, Bujang Sudirman, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan inisiatif bersama para anggota. Ia menegaskan dirinya hanya berperan sebagai penggerak kegiatan. 

“Ini dari Sri Panglima. Ini inisiatif dari anggota semua, bukan saya. Saya hanya penggerak. Inisiatif kita semua,” ujar Bujang saat diwawancarai di kawasan Pantai Piwang, Minggu (30/8/2026). 

Menurutnya, kegiatan tersebut juga didukung secara swadaya oleh para pedagang. Salah satunya Sulaiman yang memberikan dukungan untuk kebutuhan konsumsi selama kegiatan berlangsung. 

“Yang men-support ini Pak Sulaiman. Yang beli kuenya. Semua, ada juga sumbangan untuk beli kue, beli air. Secara pribadi atau dari persatuan juga ada. Itu sudah kita keluarkan,” katanya. 

Bujang mengatakan, biaya untuk kegiatan gotong royong tersebut tetap dikeluarkan secara bersama-sama oleh para pedagang. Namun, kegiatan tidak selalu menggunakan kas organisasi. 

Baca Juga:  Ketua Komisi II DPRD Natuna Dampingi Kades serta BPD Pian Tengah dan Mekar Jaya Sambangi PUPR Kepri

Ia menyebut kondisi sebuah persatuan tidak selalu berjalan mulus dan hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dalam sebuah organisasi. 

“Nama persatuan itu kan tidak semulus yang kita bayangkan. Sama juga dengan rumah tangga. Rumah tangga kan begitu. Kita nampak dia adem ayem di luar, di dalam rumah berantakan,” ujarnya. 

Meski demikian, Bujang menegaskan kondisi tersebut tidak menghilangkan rasa kepedulian para pedagang terhadap kebersihan kawasan tempat mereka mencari nafkah. 

Menurutnya, lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi pedagang sekaligus masyarakat yang datang ke kawasan Pantai Piwang. 

“Dan kita pun senang sudah gotong royong di sini. Ini nyaman, kita enak melihatnya. Mungkin nanti kalau ada pembeli, pedagang nampak bersih kan enak,” katanya. 

Selain membersihkan sampah, para pedagang juga melakukan pembersihan terhadap saluran parit di sekitar kawasan berjualan. 

Bujang mengatakan kondisi kawasan tersebut sebelum kegiatan dimulai masih cukup kotor. Namun, setelah dilakukan gotong royong, sejumlah bagian parit dan area sekitar tempat berjualan mulai terlihat lebih bersih. 

“Jam 07.00 tadi kondisi lapangan kotor. Yang turun sekitar 10 orang. Kalau Bapak bisa lihat, paritnya sudah mulai bersih. Dalam, sebagian sudah bersih. Enak melihatnya,” ujarnya. 

Ia menyebut sekitar 10 orang pedagang turun langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, jumlah peserta bukan menjadi ukuran utama ketika kepedulian terhadap lingkungan sudah tumbuh bersama. 

Bujang menegaskan para pedagang tidak membedakan lokasi yang dibersihkan berdasarkan siapa pemilik atau pengguna area tersebut. 

“Kami tidak pikir ini lokasi siapa, ini lokasi siapa, ini lokasi siapa. Yang penting kami kerja. Gotong royong,” tegasnya. 

Menurut Bujang, sikap saling peduli menjadi penting dalam menjaga kebersihan kawasan Pantai Piwang. Ia tidak ingin para pedagang hanya memperhatikan kebersihan lokasi masing-masing. 

Baca Juga:  Kadisdikbud Natuna Lepas Jalan Sehat PGRI 2025

“Kalau kita ada sifat iri dan dengki, saya enggak mau bersih ini. Saya bersih lokasi saya saja. Tapi karena ini tugas dan tanggung jawab kita bersama, kita tidak pandang,” katanya. 

Ia juga tidak mempermasalahkan pedagang yang belum dapat mengikuti kegiatan gotong royong tersebut. Menurutnya, ketidakhadiran sebagian pedagang bisa saja disebabkan adanya keperluan atau halangan. 

“Mungkin yang tidak hadir bukan hari ini. Mungkin besok dia baru datang. Mungkin lagi berhalangan,” ujarnya. 

Bujang berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus dipertahankan para pedagang di kawasan Pantai Piwang. 

Menurutnya, menjaga kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melalui DLH, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat yang setiap hari menggunakan kawasan tersebut untuk beraktivitas. 

Aksi swadaya para pedagang ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan kawasan Pantai Piwang. Lingkungan yang bersih dan tertata diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung serta mendukung aktivitas ekonomi para pedagang. 

Bagi Sri Panglima, gotong royong bukan sekadar kegiatan membersihkan sampah dan parit, tetapi juga bentuk kepedulian bersama terhadap ruang publik yang menjadi tempat masyarakat beraktivitas dan mencari penghidupan. 

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kebersihan kawasan Pantai Piwang dapat dijaga melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk para pedagang yang menjadi bagian langsung dari aktivitas di kawasan tersebut. 


Laporan: Dini 


📊 Views: 35

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *