Muhammad Raus juga mengingatkan para peserta untuk tidak semata-mata fokus pada hadiah, tetapi lebih kepada pengalaman dan rekam jejak digital yang bisa bermanfaat di masa depan.
“Hari ini, teruslah berkarya. Karena 10 tahun ke depan, pengalaman seperti ini tak bisa dibeli dan akan jadi bukti bahwa kalian pernah berkontribusi aktif dalam membangun kampus dan masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua LDK STAI Natuna, Rachmat Hidayat, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang ekspresi dakwah yang lebih kreatif bagi mahasiswa.
“Kita ingin membangun semangat keislaman dan memperingati tahun baru Islam dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Poster dakwah digital dan kultum menjadi media yang sesuai dengan gaya hidup mahasiswa masa kini,” ujar Rachmat Hidayat.










