“Kegiatan takbir keliling di Kampung Tua Penagi, Natuna, berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan aparat serta dukungan kuat dari masyarakat lintas agama.”
Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Hitam, Brigadir Polisi Ridwan Abdul Rahman, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan takbir keliling di Penagi, Kabupaten Natuna, yang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat toleransi, Sabtu (21/3/2026).
NATUNA – Aparat kepolisian memastikan kegiatan takbir keliling dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 H di Kampung Tua Penagi, Kelurahan Batu Hitam, Kabupaten Natuna, berjalan aman dan kondusif.
Brigadir Polisi Ridwan Abdul Rahman, selaku Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah tersebut, mengatakan bahwa pengamanan kegiatan telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya melalui koordinasi lintas elemen masyarakat.
“Untuk acara takbir keliling ini, kami sudah mempersiapkan secara matang jauh hari sebelumnya. Kami berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, RT, RW setempat di Penagi, kemudian melaporkan kepada pimpinan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak kepolisian mendapat arahan langsung untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung agar tidak terjadi gangguan kamtibmas.
“Pimpinan memberikan tugas kepada kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar kegiatan berjalan aman dan lancar serta tidak adanya gangguan kamtibmas,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ridwan menilai suasana kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Penagi sangat luar biasa, bahkan menjadi contoh nyata kehidupan sosial yang harmonis.
“Saya melihat sangat luar biasa solidaritas dan moral masyarakat di Kampung Moderasi Beragama ini. Mereka saling tenggang rasa dan saling mendukung setiap kegiatan keagamaan,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut terlihat nyata dalam pelaksanaan takbir keliling yang juga mendapat partisipasi dari komunitas non-Muslim.
“Ketika ada kegiatan dari umat Khonghucu, masyarakat Muslim juga mendukung. Begitu juga sebaliknya, saat takbiran ini, pihak Khonghucu ikut berpartisipasi,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, pihak kepolisian memastikan tidak ada kendala berarti yang mengganggu jalannya acara.
“Alhamdulillah, selama kegiatan berjalan tidak ada kendala sedikit pun. Jika pun ada, kami akan melakukan tindakan persuasif atau mediasi,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Ridwan berharap nilai toleransi yang telah terbangun di Penagi dapat terus dijaga dan menjadi contoh bagi daerah lain.
“Saya harap solidaritas ini tetap dijaga, jangan sampai ada perpecahan. Kampung Moderasi Beragama ini harus menjadi contoh bagi wilayah lain,” tuturnya.
Ia juga menyoroti kedekatan lokasi tempat ibadah di wilayah tersebut sebagai simbol kuatnya harmoni antarumat beragama di Natuna. (KP).
Laporan: Dini










