ANAMBASKESEHATANPEMERINTAHAN

Wabup Anambas Ingatkan RSUD Tarempa, Akreditasi Bukan Sekadar Tumpukan Dokumen

×

Wabup Anambas Ingatkan RSUD Tarempa, Akreditasi Bukan Sekadar Tumpukan Dokumen

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, menyampaikan sambutan dalam sebuah kegiatan resmi di Kabupaten Kepulauan Anambas. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, memperkuat sinergi antarlembaga, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

“Wakil Bupati Kepulauan Anambas menegaskan bahwa survei akreditasi RSUD Tarempa harus menjadi momentum memperkuat budaya mutu pelayanan kesehatan, bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi.”

ANAMBAS – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, menegaskan bahwa pelaksanaan Survei Akreditasi RSUD Tarempa harus dimaknai sebagai komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, efektif, efisien, berkeadilan, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Hal itu disampaikan saat membuka Survei Akreditasi RSUD Tarempa di lobi rumah sakit, Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, Raja Bayu menekankan bahwa masyarakat datang ke rumah sakit bukan untuk melihat kelengkapan dokumen administrasi, melainkan mencari pertolongan, kepastian, rasa aman, serta pelayanan kesehatan yang berkualitas.

“Masyarakat tidak datang ke rumah sakit untuk melihat seberapa banyak dokumen yang dimiliki rumah sakit. Masyarakat datang ke rumah sakit karena membutuhkan pertolongan, kepastian, rasa aman, dan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, ketika seorang ibu membawa anaknya berobat atau pasien datang dalam kondisi darurat, yang dibutuhkan adalah pelayanan yang cepat, tepat, aman, manusiawi, dan dapat dipercaya.

Raja Bayu juga mengingatkan bahwa RSUD Tarempa memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Kepulauan Anambas yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan. Tantangan berupa jarak antarpulau, keterbatasan transportasi, hingga kondisi cuaca menjadi alasan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

“Dalam kondisi seperti ini, RSUD Tarempa tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tarempa dan sekitarnya, tetapi juga menjadi salah satu tumpuan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Anambas,” katanya.

Ia berharap seluruh jajaran RSUD Tarempa menjadikan akreditasi sebagai momentum membangun budaya mutu yang berkelanjutan, bukan sekadar mengejar nilai atau penilaian sesaat.

Baca Juga:  HUT OKU Timur Ke-15 Dihadiri Oleh Menhub RI dan Gubernur Sumsel

Raja Bayu juga mengingatkan agar standar operasional prosedur (SOP) tidak hanya menjadi dokumen yang tersimpan, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan sampai setelah survei selesai, semangat untuk menjaga standar ikut selesai. Jangan sampai SOP hanya disimpan dalam lemari. Keselamatan pasien bukan hanya materi sosialisasi, tetapi harus menjadi perilaku setiap insan rumah sakit,” tegasnya.

Ia menambahkan, setiap standar yang dipenuhi harus bermuara pada meningkatnya keselamatan pasien, kepuasan masyarakat, serta derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pada kesempatan tersebut, Raja Bayu menyampaikan apresiasi kepada Direktur RSUD Tarempa, jajaran manajemen, Pokja Akreditasi, dokter, perawat, bidan, apoteker, dan seluruh pegawai yang telah mempersiapkan pelaksanaan survei akreditasi.

Kepada tim surveior, ia berharap proses penilaian dilakukan secara objektif, profesional, transparan, dan konstruktif. Ia juga meminta seluruh jajaran rumah sakit menyampaikan kondisi yang sebenarnya agar hasil survei menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Esensi akreditasi bukan untuk mencari kesalahan. Esensi akreditasi adalah memastikan rumah sakit terus belajar dan terus memperbaiki diri,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, lanjut Raja Bayu, berkomitmen mendukung peningkatan kualitas RSUD Tarempa melalui penguatan kebijakan, tata kelola, peningkatan sumber daya manusia, penyediaan sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektor.

Ia menegaskan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan pemerintah harus mampu dikonversikan menjadi pelayanan kesehatan yang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, Raja Bayu menitipkan empat pesan kepada seluruh jajaran RSUD Tarempa, yakni menjadikan akreditasi sebagai momentum memperkuat budaya mutu, menjadikan standar pelayanan sebagai pedoman kerja, membudayakan keselamatan pasien dalam setiap pelayanan, serta menempatkan kepuasan masyarakat sebagai amanah yang harus diwujudkan melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas. (KP).

Baca Juga:  Anambas Memanas, Dugaan Penghinaan Wartawan Dilaporkan ke Polisi

Laporan: Azmi


 

📊 Views: 33

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *