NATUNAPENDIDIKAN

Matamuda MAN 1 Natuna Berjalan Lancar, Siswa Baru Siap Adaptasi Madrasah

×

Matamuda MAN 1 Natuna Berjalan Lancar, Siswa Baru Siap Adaptasi Madrasah

Sebarkan artikel ini
Kepala MAN 1 Natuna, Samsu Nazaruddin, S.Ag., menyampaikan pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung selama empat hari sesuai petunjuk teknis Kementerian Agama. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan lingkungan madrasah, budaya belajar, serta berbagai program akademik dan ekstrakurikuler kepada peserta didik baru agar lebih siap mengikuti proses pembelajaran di MAN 1 Natuna. (Foto: Koran Perbatasan)

“MAN 1 Natuna sukses melaksanakan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Ajaran 2026/2027 selama empat hari. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar sesuai petunjuk teknis (juknis) Kementerian Agama dan menjadi bekal awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan madrasah serta budaya belajar berbasis pendidikan keagamaan.”

Kepala MAN 1 Natuna, Samsu Nazaruddin, S.Ag., menyampaikan pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung sesuai petunjuk teknis dan kalender pendidikan Kementerian Agama. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi tahapan penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan madrasah sebelum memulai proses belajar mengajar secara efektif.

NATUNA – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Natuna berhasil menyelenggarakan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) selama empat hari dengan lancar, tertib, dan tanpa kendala berarti. Seluruh kegiatan mengacu pada petunjuk teknis (juknis) serta kalender pendidikan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kepala MAN 1 Natuna, Samsu Nazaruddin, S.Ag., mengatakan pelaksanaan Matamuda dimulai sejak hari pertama masuk sekolah pada 13 Juli 2026 karena mengikuti kalender pendidikan madrasah yang berlaku secara nasional.

“Sesuai kalender pendidikan Kementerian Agama, kami tetap masuk sekolah mulai tanggal 13 Juli. Karena itu pelaksanaan Matamuda juga dimulai sejak hari pertama masuk sekolah dan seluruh kegiatan berjalan sesuai juknis yang telah ditetapkan,” ujarnya kepada koranperbatasan.com, Kamis (16/7/2026).

Selama empat hari pelaksanaan, peserta didik baru menerima berbagai materi pengenalan lingkungan madrasah yang disampaikan oleh narasumber dari internal MAN 1 Natuna, Kantor Kementerian Agama, serta Puskesmas.

Materi dari Puskesmas difokuskan pada edukasi mengenai kebersihan lingkungan dan kesehatan sebagai bagian dari pembentukan pola hidup sehat di lingkungan madrasah.

Menurut Samsu Nazaruddin, materi pengenalan madrasah dibagi ke dalam dua bagian utama, yaitu pemaparan profil madrasah dan pengenalan kegiatan ekstrakurikuler.

Baca Juga:  LPSDP Natuna Gerakkan Bakti Lingkungan Bersama di Pulau Senua

Pada sesi profil madrasah, peserta didik dikenalkan dengan sejarah berdirinya sekolah, proses perubahan status menjadi madrasah negeri, pergantian nama menjadi MAN 1 Natuna, struktur tenaga pendidik, mata pelajaran, hingga sarana dan prasarana yang tersedia.

Sementara pada penutupan kegiatan, seluruh organisasi ekstrakurikuler menampilkan demonstrasi kemampuan sebagai gambaran bagi peserta didik baru dalam memilih kegiatan sesuai minat dan bakat.

“Di akhir kegiatan, ekstrakurikuler seperti Pramuka, PMR, PKS, dan organisasi lainnya menampilkan demonstrasi agar siswa baru memperoleh gambaran sebelum menentukan pilihan kegiatan yang akan mereka ikuti,” jelasnya.

Pada tahun ajaran 2026/2027, MAN 1 Natuna membuka tiga rombongan belajar (rombel) dengan jumlah peserta didik baru yang terus bertambah.

“Peserta yang mengikuti Matamuda sebanyak 78 orang. Namun data terbaru sudah bertambah menjadi sekitar 80 peserta didik baru,” katanya.

Samsu Nazaruddin mengungkapkan selama empat hari pelaksanaan Matamuda tidak ditemukan kendala yang berarti. Seluruh narasumber hadir sesuai jadwal, cuaca mendukung, dan peserta mengikuti kegiatan dengan disiplin.

“Alhamdulillah selama empat hari tidak ada kendala yang berarti. Narasumber hadir sesuai jadwal, cuaca juga mendukung, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.

Setelah Matamuda berakhir, pihak madrasah menjadwalkan kegiatan gotong royong membersihkan ruang kelas pada Jumat (17/7/2026). Di waktu yang sama, para guru menggelar rapat dinas untuk menyusun pembagian tugas mengajar menyusul adanya mutasi dua orang guru ke luar daerah.

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara efektif dijadwalkan dimulai pada Senin mendatang.

Menutup keterangannya, Samsu Nazaruddin berharap seluruh peserta didik baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan madrasah, khususnya bagi lulusan SMP yang belum terbiasa dengan mata pelajaran keagamaan.

“Harapan kami, melalui Matamuda ini anak-anak semakin mengenal lingkungan madrasah yang akan menjadi tempat mereka belajar selama tiga tahun ke depan. Kami juga berharap mereka tidak terkejut dengan mata pelajaran keagamaan seperti Bahasa Arab, Fikih, Al-Qur’an Hadis, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Akidah Akhlak sehingga dapat belajar dengan nyaman dan meraih prestasi terbaik,” pungkasnya.

Baca Juga:  SMPN 1 Bunguran Timur Rayakan Idul Adha dengan Empat Ekor Sapi Kurban

Laporan: Dini


 

📊 Views: 47

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *