Penulis : Hasanah
Jurusan : Sosial Ekonomi Perikanan
Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan
ANGGUR LAUT merupakan salah satu jenis rumput laut yang melekat di dasar perairan yang mempunyai nama ilmiah caulerpa spp. Rumput laut caulerpa spp adalah golongan alga hijau, thallus (cabang) berbentuk lembaran, batangan dan bulatan, berstruktur sampai kras dan shiponous.
Anggur laut hidup di laut dengan kedalaman 10 meter hingga 15 meter dari permukaan laut. Selain disebut anggur laut. Tanaman ini juga dikenal dengan nama lain, seperti Latoh, Latok, Lawi-lawi dan Lelatuk.
Kandungan yang ada di Anggur Laut bagi manusia adalah berguna untuk mata, menjaga kesehatan tulang, memperlancar metabolisme tubuh, dan mencegah kanker dan toksin. Selain itu, caulerpa sp juga memiliki kandungan protein karbohidrat, serat, mikromineral (Fe, K, Ca), asam lemak, dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh manusia.

Adapun manfaat dari caulerpa adalah menjaga kecantikan rambut dan kulit, mengandung lemak yang ada dalam anggur laut berguna untuk meningkatkan fluiditas sekaligus mengurangi pori besar dan mengatasi kekeringan kulit. Sebagai anti depresan, mengandung Vitamin B6 dan B5 yang dimiliki Anggur Laut berfungsi sebagai pengantur kelenjar adrenal agar tidak cepat kehabisan tenaga dan terhindar dari rasa lelah serta depresi.
Anti sembelit, mengandung gulanya yang rendah dapat membantu bakteri dalam sistem pencernaan untuk membuang sisa metaboliasme yang tidak dibutuhkan. Mencegah obesitas, mengandung kadar gula dalam Anggur Laut rendah namun tinggi akan kandungan protein nabati, Vitamin C, seng, kalsium, dan asam lemak tak jenuh sebagai pencegah obesitas.
Juga mampu meningkatkan kinerja mata dan jantung yang menengandung asam lemak seperti AA, LA, DHA, EPA, dan juga ALA sangat berguna untuk meningkatkan kinerja penglihatan, menurunkan kolestrol, menjaga struktur kolagen dan mencegah penyakit jantung seperti infark, stroke, dan aterosklerosis.
Namun demikian, di Indonesia, caulerpa spp (anggur laut/latoh) dimanfaatkan sebagai bahan makanan dengan cara di makan mentah sebagai lalapan, urap atau sebagai sayur. Bahan makanan ini mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi, sebagai sumber protein nabati, mineral maupun vitamin yang berbeda dengan tumbuhan darat. Hal ini menjadikan caulerpa sebagai makanan yang sangat diminati oleh para ibu-ibu khususnya masyarakat pesisir. (KP).
Kiriman Pembaca koranperbatasan.com Selasa, 17 Desember 2019










