NATUNA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melaksanakan Uji Periodik Semester II Tahun 2025 selama tiga hari (20-22 Oktober 2025) untuk mengevaluasi dan meningkatkan kapabilitas seluruh personel SAR di wilayah perbatasan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor SAR Natuna ini melibatkan berbagai elemen tenaga SAR, termasuk Pranata Pencarian dan Pertolongan (Rescuer), ABK, Tenaga Kesehatan, Petugas Komunikasi, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) P3K.
Pada hari kedua, Selasa (21/10/2025), para personel menjalani serangkaian uji kemampuan teknis yang meliputi:
· Renang gaya bebas dan gaya dada
· Water trappen (kemampuan bertahan di air)
· Penggunaan SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus)
· Pemahaman materi Jungle Rescue
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk menjaga kesiapan operasional. “Program ini adalah program penilaian tahunan Basarnas Pusat yang dilakukan di setiap kantor daerah. Tujuannya agar terus terjaganya kemampuan fisik maupun pemahaman tentang teknik-teknik pencarian dan pertolongan,” ujarnya.
Rangkaian uji periodik dibagi dalam tiga hari dengan materi yang komprehensif:
· Hari Pertama (20/10): Uji fisik termasuk lari 2,4 km, push up, pull up, sit up
· Hari Kedua (21/10): Uji kemampuan akuatik dan teknik rescue
· Hari Ketiga (22/10): Uji MFR (Medical First Responder) hingga HART (High Angle Rescue Technique)
Abdul Rahman menyatakan akan terus memantau dan menilai kemampuan serta kondisi fisik para anggota di lingkungannya. Pelaksanaan uji periodik ini diharapkan dapat berjalan maksimal untuk memastikan kesiapan personel SAR Natuna dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat.
Sebagai wilayah kepulauan dan perbatasan, kesiapan personel SAR Natuna memiliki peran strategis dalam menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat serta mendukung operasi pencarian dan pertolongan di daerah terpencil. (KP).
Kontributor : Humas Basarnas Natuna










