“Pemerintah Desa Candi tetap menyalurkan bantuan kepada masyarakat meski kondisi pendanaan desa terbatas.”
Kepala Desa Candi Kecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas, Suparman, menyatakan bahwa keterbatasan pendanaan desa tidak menghalangi pemerintah desa untuk tetap menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
ANAMBAS – Pemerintah Desa Candi, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, terus berupaya menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat meskipun kondisi pendanaan desa saat ini tergolong terbatas.
Kepala Desa Candi, Suparman, mengatakan pemerintah desa tetap berperan dalam membantu menyalurkan berbagai bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada masyarakat.
“Desa hari ini memang terkait pendanaan bisa dikatakan minim. Namun kami tetap membantu menyalurkan bantuan-bantuan yang diberikan dari pemerintah daerah kepada masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi usai buka puasa bersama di Masjid Jami’ Al-Muklisin Desa Candi, Rabu (11/3/2026).
Selain menyalurkan bantuan dari pemerintah daerah, pemerintah desa juga mengalokasikan bantuan langsung tunai dari Dana Desa (BLT-DD) bagi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima.
“Untuk tahun 2026 ini, Desa Candi menyalurkan bantuan BLT Dana Desa kepada sepuluh warga yang memang berhak menerima,” jelas Suparman.
Ia menjelaskan bahwa proses penentuan penerima bantuan dilakukan melalui musyawarah bersama perangkat desa dan unsur masyarakat.
“Ketika ada bantuan yang masuk ke desa, kami bersama RT dan RW melakukan forum diskusi untuk menentukan masyarakat yang memang layak menerima bantuan tersebut,” katanya.
Sementara itu, terkait kondisi ekonomi masyarakat, Suparman menyebut sebagian besar warga Desa Candi saat ini menggantungkan penghasilan dari hasil perkebunan, terutama cengkeh.
Menurutnya, aktivitas masyarakat di sektor kelautan saat ini sedang menurun sehingga banyak warga beralih pada pekerjaan lain.
“Kondisi wilayah kami saat ini di sektor kelautan agak kurang, sehingga masyarakat banyak melakukan kegiatan lain seperti memanjat atau memanen cengkeh,” ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Suparman juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan dengan meningkatkan ibadah dan kebersamaan di masjid.
“Marilah kita bersama-sama di bulan Ramadan ini datang ke masjid selama 30 hari, menunaikan ibadah puasa dan salat tarawih, semoga segala dosa kita diampuni,” pesannya. (KP).
Laporan: Azmi










