ADVERTORIAL & LIPSUSKABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALNATUNAPARLEMENTARIAPEMBANGUNAN DAERAHPOLITIKSUARA RAKYAT

Bupati Natuna Soroti Capaian Pembangunan dan Tantangan Fiskal di HUT Ke-26

×

Bupati Natuna Soroti Capaian Pembangunan dan Tantangan Fiskal di HUT Ke-26

Sebarkan artikel ini
Bupati Natuna Cen Sui Lan
Potret Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dalam acara peringatan HUT Kabupaten Natuna ke- 26.

NATUNA – Di usia ke-26 tahun Kabupaten Natuna, Bupati Cen Sui Lan menyampaikan sejumlah capaian pembangunan yang signifikan, sekaligus mengakui tantangan fiskal yang dihadapi daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.

Hal ini disampaikan dalam pidatonya pada upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Natuna di Lapangan Pantai Piwang, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Minggu, 12 Okotober 2025.

Dalam pidato yang mengusung semangat refleksi tersebut, Bupati Cen Sui Lan mengawali dengan menyebut peringatan ini sebagai momentum untuk meninjau perjalanan pembangunan daerah.

“Peringatan ini tidak hanya menjadi simbolisial, melainkan momentum refleksi bagi kita untuk melihat sejauh mana perjalanan pembangunan yang kita bangun,” ujarnya.


Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan pidato dalam HUT ke-26 Kabupaten Natuna di Lapangan Pantai Piwang.
Potret Bupati Natuna, Cen Sui Lan, saat menyampaikan pidato dalam HUT ke-26 Kabupaten Natuna di Lapangan Pantai Piwang.

Cen Sui Lan memaparkan sejumlah indikator makro ekonomi yang menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi Natuna triwulan II 2025 mencapai 18,70%, dengan kontributor terbesar dari sektor pertambangan dan penggalian (67,23%), disusul pertanian, kehutanan dan perikanan (13,51%), serta konstruksi (7,99%).

“Yang patut disyukuri, angka kemiskinan Natuna berhasil ditekan dari 5,25% pada 2023 menjadi 5,04% di 2024, menjadikan Natuna sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah kedua se-Provinsi Kepri setelah Kota Batam. Tingkat pengangguran terbuka juga turun dari 4,05% menjadi 3,89%,” papar Cen Sui Lan.

Di balik capaian positif tersebut, Cen Sui Lan mengungkapkan tantangan berat yang dihadapi, terutama terkait kebijakan efisiensi fiskal nasional.

“Tahun 2025 merupakan masa transisi kebijakan fiskal nasional yang menekankan efisiensi dan konsolidasi anggaran,” jelasnya.


Potret bersama antara Bupati Natuna Cen Sui Lan, Anggota DPD RI Ria Saptarika, Wakil Bupati Jarmin, Ketua DPRD Rusdi, beserta para OPD dan Forkopimda.
Potret bersama Bupati Natuna Cen Sui Lan dalam acara peringatan hari jadi Kabupaten Natuna ke-26.

Kebijakan rasionalisasi dana transfer ke daerah (TKD), penyesuaian DAU, serta pembatasan DAK fisik, menurutnya, berimbas langsung pada kemampuan fiskal daerah. Menghadapi ini, pemerintah daerah melakukan langkah efisiensi berlapis dan refocusing kegiatan non-prioritas.

Baca Juga:  Bupati Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Nasional Kabupaten Asahan

Cen Sui Lan merinci sebelas program unggulan yang telah dilaksanakan dalam 8 bulan kepemimpinannya, di antaranya adalah:

1. Dukungan program prioritas nasional seperti Sekolah Rakyat, Program Makan Bergizi, pembentukan 77 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, dan program 3 juta rumah
2. Pengentasan kemiskinan melalui bantuan sosial kemiskinan ekstrem (665 penerima), bantuan lanjut usia (293 penerima), dan bantuan pangan beras (17 ton untuk 1.700 penerima)
3. Pengembangan UMKM dengan bantuan usaha ekonomi produktif (67 pelaku usaha) dan pinjaman modal usaha mikro tanpa bunga (Rp20 juta per penerima)
4. Dorongan investasi melalui pengusulan Pelabuhan Selat Lampa sebagai pelabuhan ekspor-impor
5. Peningkatan layanan kesehatan dengan perbaikan Puskesmas, penyediaan ambulans, dan kerjasama dengan FK UI untuk penyediaan tenaga spesialis
6. Peningkatan pendidikan melalui rehabilitasi sarana-prasarana sekolah dengan anggaran Rp10,4 miliar, dan beasiswa untuk 79 mahasiswa
7. Jaminan sosial ketenagakerjaan untuk 449 pekerja rentan
8. Pemberdayaan petani dan nelayan dengan bantuan pupuk 36 ton NPK dan 44 ton dolomit
9. Percepatan infrastruktur melalui pembangunan jalan Kelarik Ulu Segram (3,5 km, Rp41 M) dan Jangkar Lintar Sedanau (Rp30,6 M)
10. Kesejahteraan rakyat melalui program buta aksara Al-Quran (416 guru) dan fasilitasi jemaah haji
11. Pembinaan kepegawaian dengan rekrutmen 1.424 tenaga P3K

Di akhir pidatonya, Cen Sui Lan menutup dengan sebuah pantun, “Duduk mengaji memakai mukena, sambil menunggu waktu isa. Selamat hari jadi Kabupaten Natuna, semakin maju semakin sejahtera.” (KP).


Laporan : Dhitto


📊 Views: 31

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *