“Kepala Desa Selemam menegaskan program prioritas mencakup penguatan ketahanan pangan dan percepatan pembangunan infrastruktur jalan”
NATUNA – Kepala Desa Selemam, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, B. Sabirin menerangkan program prioritas pemerintah desanya adalah memperkuat ketahanan pangan berbasis sawah/padi dan pembangunan infrastruktur jalan.
Kata Sabirin fokus ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama akses pendidikan dan mobilitas warga Desa Selemam.
“Program prioritas Desa Selemam adalah sawah atau padi. Baik visi maupun misi kami fokus memperkuat ketahanan pangan,” kata Sabirin di ruang dinasnya Selasa, 30 September 2025.
Menurut Sabirin program ketahanan pangan berbasis sawah masih dalam tahap pertama karena tahap kedua belum dilakukan pencairan.
“Untuk ketahanan pangan menggunakan anggaran Dana Desa (DD),” ujarnya.
Sabirin menjelaskan rincian anggaran tahun ini diantaranya Dana Desa (DD) Rp748.407.000,00, PBH Rp51.830.330,00, Alokasi Dana Desa (ADD) Rp863.493.500,00, dan bantuan keuangan Rp20 juta. ADD dicairkan per bulan, sedangkan DD dan PBH dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama DD 40% dan tahap kedua 60%. Sementara PBH tahap pertama 50% dan tahap kedua 50%. Namun pencairan tahap kedua sering terkendala.
“Untuk pencairan dari BPKAD ke desa, biasanya tahap awal berbentuk permintaan berkas pencairan. Untuk DD, harus ada laporan PMK dulu dengan pencapaian output minimal 60% pada tahap pertama, baru bisa dicairkan tahap kedua. ADD per bulan langsung masuk ke rekening desa setelah SP2D dari BPKAD keluar. PBH disalurkan jika dana di Kasda tersedia,” jelasnya.
Sabirin menegaskan tata kelola keuangan desa berpedoman pada Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
“Untuk pencairan, alhamdulillah tidak ada kendala,” tegasnya.
Lebih jauh Sabirin menerangkan, di sektor pembangunan, Desa Selemam sedang membangun dan merehabilitasi lapangan voli di wilayah RT 04 dan depan kantor desa.
“Yang rehab belum siap, bangun baru juga belum siap, tinggal pasang waringnya,” ujar Sabirin.
Sebagai Kades Selemam, Sabirin menyampaikan harapan besar masyarakatnya terhadap pembangunan infrastruktur jalan desa.
“Akses kami belum bisa berjalan lancar untuk kebutuhan kami. Kami sangat membutuhkan jalan, apalagi untuk anak sekolah ke Tanjung, baik pagi, siang, petang. Memang sangat dibutuhkanlah,” pungkasnya.
Sabirin menambahkan, akses jalan yang baik juga akan membuka konektivitas ke desa-desa sekitar seperti Sebadai Hulu, Sungai Ulu, dan Air Lengit.
“Desa kami berada di tengah-tengah antara perbatasan desa lain. Jadi ketika akses jalan bisa menembus desa tetangga, alhamdulillah desa kami sangat berpotensi untuk ke depannya,” tutup Sabirin. (KP).
Laporan : Fergi










