KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Ekonomi Tumbuh, Rakyat Menjerit: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?

×

Ekonomi Tumbuh, Rakyat Menjerit: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi timbangan tidak seimbang: satu sisi bertuliskan “GDP Growth”, sisi lain menumpuk struk belanja dan uang receh – simbol ketimpangan antara ekonomi makro dan realita rakyat.

Subsidi yang menyusut dan harga-harga yang merangkak naik menjadikan ruang hidup semakin sempit.

Ironisnya, narasi keberhasilan ekonomi kerap digunakan untuk membenarkan kebijakan yang justru tidak berpihak kepada rakyat. Contohnya, pemangkasan subsidi energi dilakukan demi efisiensi fiskal, padahal dampaknya paling besar justru dirasakan oleh masyarakat bawah.

Ini mencerminkan pola kebijakan yang lebih fokus pada angka makroekonomi ketimbang kesejahteraan mikro rakyat.

Pertumbuhan ekonomi seharusnya menjadi kendaraan untuk mencapai keadilan sosial. Namun tanpa distribusi yang merata, pertumbuhan hanya menjadi angka kosong yang tidak mampu membeli sepiring nasi untuk mereka yang lapar.

Oleh karena itu, diperlukan pergeseran paradigma: dari mengejar angka pertumbuhan, menjadi mengejar pertumbuhan yang berpihak.

📊 Views: 16
Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Menggeliat, Tapi Mengapa Rakyat Masih Tercekik?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *