“Kebersamaan dan semangat gotong royong keluarga besar SMAN 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, terlihat dalam pelaksanaan kurban empat ekor sapi pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.”
Kepala SMAN 1 Bunguran Timur, Hj. Ida Susanti, S.Pd., mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya atas kekompakan seluruh guru serta staf tata usaha yang ikut menyukseskan kegiatan kurban di lingkungan sekolah, Kamis (28/5/2026).
NATUNA — Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan kurban di SMAN 1 Bunguran Timur dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga selesai dan melibatkan seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari majelis guru hingga staf tata usaha.
Kepala SMAN 1 Bunguran Timur, Hj. Ida Susanti, S.Pd., mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar dengan jumlah hewan kurban sebanyak empat ekor sapi.
“Alhamdulillah kegiatan kurban berlangsung lancar. Kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB sampai selesai. Semua majelis guru dan staf tata usaha ikut berpartisipasi,” ujarnya saat diwawancarai koranperbatasan.com melalui WhatsApp.
Menurut Ida, kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
Ia menjelaskan, sebanyak 28 orang guru dan staf tata usaha turut menjadi peserta kurban tahun ini. Dari empat ekor sapi yang dikurbankan, diperkirakan menghasilkan sekitar 300 kilogram daging kurban.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar SMAN 1 Bunguran Timur yang sudah ikut berkurban tahun ini sebanyak 28 orang. Diperkirakan jumlah dagingnya mencapai sekitar 300 kilogram,” katanya.
Ia mengaku terharu melihat antusiasme seluruh rekan kerja yang saling mendukung sehingga kegiatan ibadah tersebut dapat terlaksana dengan baik.
“Saya sangat senang melihat kekompakan rekan-rekan yang semangat memberi dukungan sehingga kegiatan ibadah ini bisa berjalan lancar,” tambahnya.
Selain menjadi bagian dari ibadah, kegiatan kurban juga dinilai menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antarwarga sekolah.
“Kegiatan ini juga menjalin silaturahmi antar kite semua,” ungkap Ida.
Usai kegiatan kurban dan pembagian daging selesai, acara ditutup dengan makan bersama keluarga besar sekolah dan pengurus musala sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan.
Melalui momentum Hari Raya Idul Adha tersebut, Ida berharap jumlah peserta kurban di lingkungan sekolah dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
“Tentu saya berharap tahun depan lebih ramai lagi rekan-rekan guru dan TU yang ikut berkurban,” pungkasnya.
Laporan: Dini










