“Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan para guru SD Negeri 001 Ranai, Kabupaten Natuna, dengan tetap melaksanakan kurban dua ekor sapi pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah meski kondisi ekonomi sedang sulit.”
Kepala SD Negeri 001 Ranai, Deni Iswanti, S.Pd.SD., menyampaikan rasa bangga dan harunya terhadap kekompakan para guru yang tetap melaksanakan ibadah kurban di lingkungan sekolah pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M, Kamis (28/5/2026).
NATUNA — SD Negeri 001 Ranai kembali menggelar kegiatan kurban rutin tahunan dengan menyembelih dua ekor sapi di lingkungan sekolah dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 14 orang guru yang dibagi menjadi dua kelompok kurban. Meski kondisi ekonomi saat ini dinilai cukup sulit, semangat para guru untuk berbagi kepada sesama tetap tinggi.
Kepala SD Negeri 001 Ranai, Deni Iswanti, mengatakan kegiatan kurban tersebut bukan sekadar ibadah, namun juga menjadi momen mempererat silaturahmi dan kekompakan antarguru.
“Kegiatan kurban ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk memeriahkan Hari Raya Idul Adha, mengikuti sunnah Nabi Ibrahim AS, sekaligus menciptakan rasa kebersamaan antar guru,” ujarnya.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut para guru diajarkan untuk ikhlas menyisihkan sebagian hartanya demi membantu anak-anak yatim, piatu, serta siswa kurang mampu di lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah tahun ini kami masih bisa melaksanakan kegiatan kurban. Meskipun kondisi ekonomi sulit, guru-guru tetap mau berkurban dan berbagi kepada anak-anak yang membutuhkan,” katanya.
Dari dua ekor sapi yang disembelih, panitia memperoleh sekitar 90 kilogram daging kurban yang langsung dibagikan pada hari yang sama.
Deni menjelaskan, pembagian daging kurban diprioritaskan terlebih dahulu kepada anak yatim, piatu, dan siswa kurang mampu. Setelah itu, daging dibagikan kepada para guru yang berkurban sesuai haknya, lalu sisanya diberikan kepada guru lainnya.
“Kami utamakan anak-anak yatim, piatu, dan yang kurang mampu terlebih dahulu. Setelah itu baru dibagikan kepada guru-guru,” jelasnya.
Tidak hanya guru yang berkurban, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari guru lainnya. Bahkan sejumlah suami dan istri guru ikut turun langsung membantu proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban.
“Saya merasa bangga dan berterima kasih kepada teman-teman guru karena tetap menjaga kekompakan demi menyukseskan kegiatan ini. Bahkan suami dan istri guru juga ikut membantu,” ungkapnya.
Selain kegiatan penyembelihan hewan kurban, SD Negeri 001 Ranai sebelumnya juga menggelar pawai untuk memeriahkan Hari Raya Idul Adha.
Menutup wawancara, Deni berharap semangat kebersamaan dan keikhlasan para guru tetap terjaga serta jumlah hewan kurban dapat terus bertambah pada tahun-tahun mendatang.
“Harapan saya guru-guru tetap menjaga kekompakan dan ikhlas memberi. Mudah-mudahan ke depan kami bisa berkurban lebih banyak lagi agar manfaatnya juga bisa dirasakan masyarakat luar yang membutuhkan,” pungkasnya.
Laporan: Dini










