Penulis : Nurul Huda
Jurusan : Budidaya Perairan
Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan
Nim : 190254243019
IKAN yang satu ini memiliki tampilan unik, kepalanya seperti martil atau palu. Selama hidupnya ia berkeliling di perairan laut tropis. Karena kepala ikan ini mirip martil, iapun dikenal sebagai Hiu Kepala Martil atau Hiu Martil (hammerhead sharks). Hiu Martil dari genus Sphyrna Winni adalah anggota dari famili Sphyrnadae.
Hiu merupakan ikan yang memiliki kerangka tulang rawan dari sub kelas Elasmobranchii. Kelompok Elasmobranchii terdiri dari hiu dan pari, memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi serta dapat ditemukan diberbagai kondisi lingkungan, mulai dari perairan tawar hingga palung laut terdalam dan dari daerah laut beriklim dingin sampai daerah tropis yang hangat.

Hiu Martil yang tergolong famili Sphyrnidae merupakan jenis hiu yang sering tertangkap di perairan Indonesia, terutama di wilayah Samudera Hindia sebelah Selatan Jawa dan Nusa Tenggara. Faktor ekonomi menjadi alasan merosotnya populasi spesies ini. Penangkapan hiu oleh nelayan meningkat seiring tingginya permintaan terhadap sirip hiu di pasar internasional.
Hasil tangkapan hiu tersebut bukan merupakan tangkapan target melainkan tangkapan sampingan di perikanan tuna. Penangkapan berlebih tersebut di dorong oleh tingginya nilai ekonomi dari produk hiu dan pari, seperti, sirip, insang, dan minyak sehingga banyak yang berlomba-lomba untuk menangkap sebanyak-banyaknya. Bahkan nelayan menjadikan hiu sebagai tangkapan utama mereka.
Hiu juga sangat rentan terhadap tekanan penangkapan berlebih karena memperlihatkan pola strategi yaitu siklus hidupnya yang panjang, pertumbuhan dan kematangan kelaminnya yang lambat serta fekunditasnya yang rendah. (KP).
Kiriman Pembaca koranperbatasan.com Selasa, 17 Desember 2019










