“Jembatan Dompak tidak hanya berfungsi sebagai penghubung wilayah, tetapi juga menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kota Tanjungpinang.”
Bulan (nama samaran), pengunjung Jembatan Dompak Tanjungpinang, menyebut jembatan yang menghubungkan Kota Lama Bintan dan Dompak itu kini menjadi salah satu ikon yang membanggakan masyarakat, saat ditemui Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
TANJUNGPINANG – Berlokasi di kawasan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Jembatan Dompak awalnya dibangun sebagai akses penghubung antara pusat kota lama di Pulau Bintan dengan kawasan Dompak.
Namun, seiring waktu, jembatan tersebut berkembang menjadi salah satu simbol kota yang menarik perhatian warga maupun wisatawan.
“Jembatan Dompak ini bukan hanya sekadar jembatan biasa, tapi sudah menjadi salah satu ikon Kota Tanjungpinang,” ujar Bulan.
Pengunjung lainnya, Langit (nama samaran), menilai keindahan desain jembatan menjadi daya tarik tersendiri.
“Masyarakat Tanjungpinang sangat membanggakan keberadaan jembatan ini. Memang fungsinya sebagai penghubung antarwilayah, tapi karena hasil bangunannya sangat menarik, jadi pusat perhatian warga. Orang luar kalau ke Tanjungpinang pasti ingin melihat jembatan ini, datang untuk bersantai bahkan berfoto-foto,” katanya.
Pendapat serupa juga disampaikan Dani (nama samaran), pengunjung asal Batam. Ia mengakui Jembatan Dompak memiliki nilai estetika dan historis yang patut diapresiasi.
“Walaupun saya bukan masyarakat Tanjungpinang, saya mengakui memang Jembatan Dompak ini pantas dibanggakan. Keindahannya membuatnya jadi simbol kota,” ujarnya.
Sementara itu, pengunjung lain berinisial P berharap jembatan tersebut dapat terus dirawat agar tetap menjadi destinasi favorit warga.
“Saya berharap jembatan ini terus dipelihara dan menjadi destinasi wisata yang menarik. Jembatan Dompak juga sering dijadikan latar foto dan spot selfie,” tuturnya.
Selain sebagai infrastruktur vital, Jembatan Dompak kini menjadi ruang publik terbuka yang kerap dimanfaatkan warga untuk bersantai menikmati pemandangan laut dan matahari terbenam. (KP).
Laporan: Novita










