KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Ketimpangan Tak Lagi Tersembunyi: Beban Ekonomi Menumpuk di Rakyat Jelata

×

Ketimpangan Tak Lagi Tersembunyi: Beban Ekonomi Menumpuk di Rakyat Jelata

Sebarkan artikel ini
Meja makan sederhana berisi sepiring nasi putih dan garam, simbol minimnya asupan akibat beban ekonomi yang terus menekan rakyat kecil.

Apakah pajak progresif sudah dijalankan dengan adil? Apakah distribusi subsidi benar-benar menyentuh yang berhak? Apakah pembangunan masih hanya bertumpu pada kota besar?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu akan menentukan apakah negara benar-benar berpihak pada keadilan, atau hanya berpura-pura. Karena rakyat sudah tidak hanya butuh bertahan, mereka butuh dilibatkan, didengar, dan dilindungi dari gejolak yang bukan mereka ciptakan.

Ketimpangan bukan kutukan, tapi hasil dari keputusan yang terus-menerus salah sasaran. Maka, saat beban ekonomi menumpuk di punggung rakyat jelata, siapa yang akan membela mereka?


Oleh : Dhitto Adhitya, Redaktur Koran Perbatasan


📊 Views: 7
Baca Juga:  Daerah 3T Kian Terpinggirkan karena Pemangkasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *