BUDAYA PERBATASANNATUNAPENDIDIKANPOTRET PERBATASAN

MIS Darul Ulum Natuna Ajak Siswa Hijrah Lewat Muharram

×

MIS Darul Ulum Natuna Ajak Siswa Hijrah Lewat Muharram

Sebarkan artikel ini
Keluarga besar MIS Darul Ulum Natuna saat mengikuti Pawai 1 Muharram 1448 H sebagai bentuk syiar Islam serta menanamkan nilai hijrah, kebersamaan, dan akhlak mulia kepada peserta didik sejak dini.

“MIS Darul Ulum menjadikan momentum Pawai 1 Muharram 1448 H sebagai sarana mengenalkan nilai hijrah, akhlak, dan kecintaan terhadap sejarah Islam kepada peserta didik sejak dini.”

 

Kepala MIS Darul Ulum Natuna, Siti Asmah, S.Pd.I., mengajak peserta didiknya memaknai Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H sebagai momentum hijrah menjadi pribadi yang lebih baik.

 

NATUNA – Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Darul Ulum ikut memeriahkan Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H/2026 M yang digelar secara gabungan bersama madrasah di Kecamatan Bunguran Timur.

Keikutsertaan MIS Darul Ulum tidak hanya sebagai bentuk perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai Islam kepada peserta didik.

Kepala MIS Darul Ulum, Siti Asmah, S.Pd.I., mengatakan antusiasme keluarga besar madrasah sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan syiar Islam tersebut.

Pada pawai tahun ini, MIS Darul Ulum mengirim ratusan peserta mulai dari siswa, guru pendamping, hingga wali murid.

“Alhamdulillah, untuk Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H tahun ini, MIS Darul Ulum mengirimkan peserta didik sebanyak 335 peserta mulai kelas 1 sampai kelas 5. Ditambah 30 orang guru pendamping dan puluhan wali murid. Total sekitar lebih kurang 500 orang,” ujar Siti Asmah kepada koranperbatasan.com melalui WhatsApp, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, seluruh peserta tampil dengan penuh semangat membawa berbagai atribut yang menggambarkan nilai budaya dan keislaman.

Ia menyebut, penampilan peserta tetap mengedepankan kesopanan dan nilai agama.

“Anak-anak memakai atribut yang beraneka ragam, semuanya menutup aurat dengan baik, sopan, dan penuh semangat,” ungkapnya.

Siti Asmah menjelaskan, Pawai 1 Muharram menjadi momentum penting untuk mengenalkan arti hijrah kepada peserta didik.

Menurutnya, hijrah bukan hanya tentang perubahan tahun dalam kalender Islam, tetapi juga perubahan sikap menuju kebaikan.

Baca Juga:  Bupati Karimun Wacanakan Sertifikat TPQ Jadi Syarat Pendamping Masuk SMP dan MTs

“Ibu rasa Pawai 1 Muharram ini momentum hijrah yang nyata. Bukan cuma ganti kalender, tapi anak-anak kita ajak hijrah dari malas menjadi rajin, dari ribut menjadi tertib,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajarkan memahami tiga nilai utama, yaitu mencintai sejarah Islam, berani menunjukkan syiar Islam di tengah masyarakat, dan membangun solidaritas.

“Lewat pawai anak belajar cinta sejarah Islam, karena 1 Muharram itu tonggak hijrahnya Rasulullah. Kemudian berani menampakkan syiar Islam di ruang publik, serta membangun solidaritas karena berjalan bersama dalam satu komando,” katanya.

Siti Asmah menilai, mengatur ratusan peserta dalam satu barisan bukan hal mudah. Namun, dari proses tersebut anak-anak belajar kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan.

“Jadi ini bukan pawai biasa, ini kelas akhlak berjalan. Di mana anak didik belajar menaati aturan dan perintah dari komando barisan,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan Pawai 1 Muharram dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena memberikan banyak nilai positif bagi perkembangan karakter siswa.

“Insya Allah setiap tahun selama waktunya tepat. Jika diundang dan berkesempatan, MIS Darul Ulum akan berupaya ikut Pawai 1 Muharram karena ini agenda yang baik agar anak-anak tahu sejak dini nilai hijrah yang sebenarnya,” ujarnya.

Kepada seluruh peserta didik, Siti Asmah juga menitipkan pesan agar menjadikan Tahun Baru Islam sebagai awal memperbaiki diri.

“Untuk anak-anakku sayang, hijrah itu tidak harus jauh-jauh ke Madinah seperti Rasulullah. Hijrah kalian cukup bangun Subuh, shalat lima waktu tidak tinggal, hormat kepada guru dan orang tua,” pesannya.

Ia berharap seluruh siswa menjadikan momentum tersebut sebagai titik perubahan menuju pribadi yang lebih baik.

“Jadikan 1 Muharram ini titik balik menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun kemarin. Ibu bangga kalian berani tampil membawa nama madrasah kita sebagai lembaga pendidikan Islam,” tambahnya.

Baca Juga:  Ady Indra Pawennari Sukses Tanam Padi di Tanah Bauksit Halaman Belakang Rumah

Siti Asmah juga mengajak masyarakat Natuna untuk menjaga kebersamaan dan menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi memperbaiki kualitas diri.

“Mari kita rawat kebersamaan ini. Mari kita jadikan Natuna daerah yang barokah, warganya saling menjaga, anak-anaknya cinta masjid dan madrasah,” ajaknya.

“Selamat Tahun Baru 1448 H. Semoga melalui peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram ini, mari kita jadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (KP).


Laporan: Dini


 

📊 Views: 10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *