KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Narasi Ekonomi Tumbuh, Tapi Kenapa Hidup Rakyat Kian Sulit?

×

Narasi Ekonomi Tumbuh, Tapi Kenapa Hidup Rakyat Kian Sulit?

Sebarkan artikel ini
Grafik ekonomi menanjak di layar monitor, namun di sampingnya terlihat dompet terbuka berisi uang receh, menggambarkan kontras antara data makro dan realita mikro.

INDONESIA kerap membanggakan angka pertumbuhan ekonominya. Tiap kuartal, pemerintah dan lembaga statistik merilis data yang menunjukkan PDB meningkat, investasi masuk, dan indeks stabilitas makro yang membaik. Namun, di sisi lain, masyarakat justru bertanya: jika ekonomi tumbuh, mengapa hidup terasa semakin sulit?

Pertanyaan ini bukan muncul dari pesimisme, melainkan dari pengalaman sehari-hari rakyat kecil. Harga kebutuhan pokok naik, biaya pendidikan dan kesehatan melonjak, sementara upah dan pendapatan tak banyak berubah.

Data makroekonomi memang penting, tetapi tidak mencerminkan kondisi riil yang dihadapi sebagian besar warga. Ada jarak yang lebar antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Fenomena ini menandakan bahwa pertumbuhan belum merata. Sebagian besar keuntungan ekonomi hanya berputar di kalangan atas, korporasi besar, pemilik modal, dan sektor formal yang mapan.

📊 Views: 24
Baca Juga:  Alumni FISIP UMRAH Bambang Febriadi, S.Sos : M Tayib lebih Berpengalaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *