TAJUK

Natuna Darurat Komunikasi, Semua Diam, Media Dibiarkan Tanpa Kepastian

×

Natuna Darurat Komunikasi, Semua Diam, Media Dibiarkan Tanpa Kepastian

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi krisis komunikasi di Natuna, menggambarkan seorang pejabat publik yang bungkam dengan tangan menutup mulut, sementara sejumlah awak media berupaya mewawancarai namun dihalangi. Situasi ini merefleksikan tertutupnya akses informasi dan minimnya kemitraan pemerintah daerah dengan media lokal.

Koran Perbatasan menegaskan, ini bukan hanya soal administrasi. Ini soal integritas pemerintahan, soal hak publik atas informasi, dan soal masa depan demokrasi di wilayah perbatasan.

Kami mendesak agar DPRD Natuna segera mengambil peran lebih aktif, bukan hanya sebagai penonton, tapi sebagai penggerak agar tata kelola komunikasi pemerintahan kembali ke jalur konstitusi.

Darurat komunikasi tidak bisa diselesaikan dengan diam. Media tidak akan diam, karena suara publik harus tetap hidup.


  • Penulis : Amran
  • Editorial Koran Perbatasan tentang krisis komunikasi di Natuna. MoU dan PKS tak kunjung dibuat, Kominfo hingga Bupati Natuna memilih diam. Media lokal ditinggalkan, demokrasi terancam.

 

📊 Views: 19
Baca Juga:  Pers Profesi Mulai Kacau, Kinerja Wartawan Perlu Diuji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *