KALBAR – Semangat nasionalisme kembali bergema dari halaman Kantor Bupati Ketapang pagi ini. Di bawah langit cerah Kalimantan Barat, jajaran Forkopimda, TNI-Polri, ASN, pelajar, dan elemen masyarakat bersatu dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 yang mengusung tema: “Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya.”
Kapolres Ketapang, AKBP Setiadi, S.H., S.I.K., M.H., turut hadir dalam momen penting ini. Upacara berlangsung khidmat, diawali dengan pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, serta amanat Presiden RI yang disampaikan oleh Bupati Ketapang.
Peringatan ini tak sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum refleksi bagi seluruh komponen bangsa untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila bukan hanya dokumen negara—ia adalah fondasi etika, arah kebijakan, dan napas kebangsaan yang menyatukan keberagaman Indonesia.
Di saat bersamaan, suasana serupa juga terasa di halaman Mapolres Ketapang. Di sana, upacara digelar secara mandiri dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Ketapang. Seluruh pejabat utama, anggota, serta ASN Polres hadir dalam barisan disiplin—menunjukkan dedikasi dan penghormatan terhadap nilai dasar negara.
AKBP Setiadi menegaskan, Pancasila harus tetap menjadi perekat bangsa, terutama di tengah dinamika sosial dan tantangan kebhinekaan saat ini.
“Peringatan Hari Lahir Pancasila adalah pengingat bagi kita semua untuk memperkuat persatuan, menjaga toleransi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” ucap AKBP Setiadi.
Bagi masyarakat Ketapang, Pancasila bukan sekadar simbol. Ia hidup dalam praktik gotong royong warga, dalam semangat saling menghargai di tengah perbedaan, dan dalam dedikasi aparat negara menjaga kedamaian dan ketertiban.
Upacara tahun ini menjadi penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tetap relevan dan menjadi kompas moral dalam perjalanan menuju Indonesia yang lebih adil, makmur, dan bermartabat. (KP).
Laporan : Irfan










