“Pojok Diskusi Kalimantan Barat menggelar kegiatan sharing time dan buka puasa bersama untuk mendorong lahirnya kepemimpinan transformasional di kalangan generasi muda.”
Anggota DPRD Kota Pontianak, Andika Permana, menegaskan bahwa ruang diskusi intelektual sangat penting dalam membentuk karakter kepemimpinan generasi muda yang kritis, visioner, dan mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat.
PONTIANAK – Pojok Diskusi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Sharing Time yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Kota Pontianak, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Dari Ruang Diskusi Menuju Kepemimpinan Transformasional” sebagai upaya mendorong lahirnya pemimpin muda yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, serta visi perubahan bagi masyarakat.
Acara ini menghadirkan Anggota DPRD Kota Pontianak, Andika Permana, serta sejumlah akademisi yang memberikan pandangan mengenai pentingnya membangun kapasitas kepemimpinan generasi muda melalui ruang-ruang diskusi yang kritis dan konstruktif.
Dalam pemaparannya, Andika Permana menegaskan bahwa forum diskusi menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk melatih kemampuan berpikir kritis sekaligus memahami persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.
“Ruang diskusi seperti ini sangat penting untuk melatih cara berpikir kritis generasi muda sekaligus membangun kesadaran terhadap persoalan sosial di sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, para akademisi yang turut hadir menilai bahwa kepemimpinan transformasional tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembelajaran, dialog, serta keberanian dalam menyampaikan gagasan.
Menurut mereka, ruang diskusi seperti yang digagas Pojok Diskusi Kalbar memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya literasi serta memperkuat daya kritis generasi muda.
Selain itu, forum tersebut juga menjadi sarana untuk mendorong lahirnya gagasan baru yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Kegiatan yang dihadiri mahasiswa, aktivis kepemudaan, serta berbagai komunitas di Kota Pontianak berlangsung dengan penuh antusiasme.
Diskusi berjalan dinamis dengan berbagai pertanyaan dan pandangan dari peserta sebelum akhirnya ditutup dengan buka puasa bersama yang menjadi momentum mempererat silaturahmi serta solidaritas antar pemuda.
Melalui kegiatan tersebut, Pojok Diskusi Kalbar berharap dapat terus menjadi wadah dialog intelektual bagi generasi muda Kalimantan Barat untuk berproses dan bertransformasi menuju kepemimpinan yang mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat. (KP).
Laporan: Awan










