NATUNA – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Teluk Selahang, Desa Limau Manis, Kecamatan Bungutan Timur Laut, Kabupaten Natuna, terus berupaya melahirkan regenarasi mempertahankan budaya lokal.
Bentuk upaya yang dilakukan berupa latihan dan bimbingan rutin diberikan kepada anak-anak di desa setempat. Seperti kesenian Betingkah Alu Selesung, Gendang Panjang dan Silat Badik.
“Rutinnya setiap Jum’at malam, namun terkadang dalam satu minggu bisa saja dua atau tiga kali,” ungkap Johar, Ketua Pokdarwis Pantai Teluk Selahang saat berada di Kedai Kopi Akun, Jalan Soekarno-Hatta, Ranai Kota, Senin, 06 Desember 2021.

Menurut Johar, tidak bisa dipungkuri bahwa kemajuan teknologi membuat minat, dan rasa keingintahuan bahkan menjadi pelaku budaya untuk anak-anak maupun pemuda saat ini semakin berkurang.
Oleh karena itu, sudah menjadi keharusan bagi Pokdarwis Pantai Teluk Selahang memberikan latihan dan bimbingan.
“Saat ini terdapat dua belas anak-anak yang aktif mengikuti, kita akan terus merangkul anak-anak yang lainnya,” ujar Johar.
Kata Johar, untuk latihan dan bimbingan kesenian Betingkah Alu Selesung sudah berjalan selama dua tahun. Sementara, latihan dan bimbingan Gendang Panjang dan Silat Badik baru dilakukan usai kegiatan Festival Budaya Desa, 23 November 2021 lalu.
“Pelatih yang disiapkan ada empat orang,” tuturnya. (KP).
Laporan : Johan










