“Posko THR dan BHR Keagamaan 2026 milik Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima lebih dari seribu konsultasi pekerja, sementara layanan pengaduan resmi mulai dibuka untuk menindaklanjuti berbagai persoalan pembayaran THR.”
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa Posko Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan 2026 Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima 1.134 konsultasi sejak dibuka pada 2 Maret 2026.
JAKARTA – Posko Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan Tahun 2026 milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menerima 1.134 konsultasi dari pekerja dan masyarakat sejak dibuka pada 2 Maret 2026.
Untuk mengoptimalkan fungsi layanan tersebut, pemerintah mulai membuka layanan pengaduan resmi pada Jumat (13/3/2026).
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menjelaskan bahwa Posko THR dan BHR Keagamaan 2026 memiliki dua layanan utama, yaitu konsultasi dan pengaduan.
“Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, Posko THR dan BHR Keagamaan 2026 memiliki dua layanan yaitu konsultasi dan aduan. Mulai hari ini, layanan aduan sudah kami buka,” ujar Yassierli melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker.
Menurutnya, layanan konsultasi difungsikan untuk menjawab berbagai pertanyaan pekerja terkait hak THR dan BHR.
Pertanyaan tersebut mencakup kelayakan penerima, cara penghitungan THR, hingga persoalan yang muncul dalam kondisi tertentu seperti pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sementara melalui layanan pengaduan, pekerja atau buruh dapat melaporkan berbagai permasalahan pembayaran THR, seperti THR yang belum dibayarkan atau dibayarkan secara dicicil oleh perusahaan.
“Setiap pengaduan yang masuk akan langsung ditindaklanjuti oleh pengawas ketenagakerjaan yang berjaga setiap hari di Posko,” kata Yassierli.
Ia juga mengimbau para pekerja yang mengalami kendala terkait pembayaran THR atau BHR agar tidak ragu memanfaatkan layanan pengaduan tersebut.
Berdasarkan laporan harian Posko THR dan BHR Keagamaan 2026 per Kamis, 12 Maret 2026, tercatat sebanyak 414 konsultasi yang masuk dalam satu hari.
Rinciannya meliputi 306 konsultasi THR online, 100 konsultasi BHR online, 1 konsultasi THR tatap muka, serta 7 konsultasi melalui pusat bantuan.
Sementara itu, akumulasi data sejak 2 hingga 12 Maret 2026 mencatat total 673 konsultasi THR online, 382 konsultasi BHR online, 10 konsultasi THR tatap muka, 1 konsultasi BHR tatap muka, serta 68 konsultasi melalui pusat bantuan.
Dengan demikian, total konsultasi yang diterima Posko THR dan BHR Keagamaan 2026 mencapai 1.134 konsultasi.
Untuk mempermudah akses masyarakat, Kemnaker menyediakan layanan konsultasi dan pengaduan secara online melalui situs resmi poskothr.kemnaker.go.id serta layanan WhatsApp Chat di nomor 081280001112.
“Kami berharap akses ini mempermudah seluruh lapisan pekerja atau buruh, termasuk ojek online dan kurir online, memanfaatkan layanan Posko tanpa harus datang langsung,” pungkas Yassierli. (KP).
Laporan: Red










