“SMP Negeri 1 Bunguran Timur mempersiapkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan melibatkan seluruh warga sekolah dalam berbagai kegiatan, sekaligus menjadikannya momentum menanamkan nasionalisme, patriotisme, persatuan, dan karakter kepada peserta didik.”
Kepala SMP Negeri 1 Bunguran Timur, Zurna, S.Pd., mengatakan persiapan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di sekolahnya tidak hanya diarahkan untuk memeriahkan perayaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat karakter, nasionalisme, persatuan, dan cinta Tanah Air di kalangan peserta didik.
NATUNA — Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, SMP Negeri 1 Bunguran Timur mulai melakukan berbagai persiapan dengan melibatkan seluruh warga sekolah.
Persiapan dilakukan melalui kegiatan gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah, pemasangan umbul-umbul dan spanduk, serta mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan.
Para peserta didik juga diarahkan mengikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, sportivitas, dan rasa nasionalisme. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai patriotisme, persatuan, dan cinta Tanah Air.
“Melalui persiapan ini, diharapkan peringatan HUT RI ke-81 dapat berlangsung meriah sekaligus menjadi momentum untuk menanamkan nilai patriotisme, persatuan, dan cinta Tanah Air kepada seluruh warga sekolah,” ujar Zurna kepada koranperbatasan.com saat diwawancarai melalui WhatsApp, Rabu (12/8/2026).
Menurut Zurna, usia kemerdekaan Indonesia yang telah mencapai 81 tahun merupakan perjalanan panjang yang patut disyukuri dan dibanggakan. Kemerdekaan bukan hanya mengenai bertambahnya usia bangsa, tetapi juga mengingat kembali perjuangan, pengorbanan, dan berbagai kemajuan yang telah dicapai.
“Delapan puluh satu tahun bukan hanya tentang bertambahnya usia, tetapi juga tentang perjuangan, pengorbanan, dan berbagai kemajuan yang telah dicapai bangsa. Memasuki fase menuju satu abad Indonesia, kita memiliki tanggung jawab bersama untuk terus menjaga persatuan, memperkuat karakter generasi muda, serta meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.
Sebagai pendidik, Zurna berharap pendidikan Indonesia semakin maju, merata, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter serta budaya bangsa.
Menurutnya, pendidikan tidak semestinya hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Sekolah juga memiliki tanggung jawab membentuk peserta didik menjadi pribadi berkarakter, mandiri, kreatif, bernalar kritis, memiliki kepedulian sosial, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Saya berharap generasi saat ini, khususnya para peserta didik, dapat menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak, mandiri, kreatif, dan memiliki semangat untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Zurna juga berharap para guru semakin mendapatkan ruang untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan sehingga mampu menghadirkan proses pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik.
Upaya meningkatkan kualitas pendidikan, lanjut dia, membutuhkan kolaborasi yang kuat antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.
“Mari bersama-sama membangun pendidikan melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah agar lahir generasi Indonesia yang unggul, berakhlak, dan siap membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing,” tambahnya.
Pada momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81, Zurna mengajak seluruh masyarakat dan peserta didik untuk tidak memaknai kemerdekaan sebatas perayaan atau kegiatan seremonial. Kemerdekaan harus diisi dengan semangat belajar, berkarya, berprestasi, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa.
Kepada para peserta didik, ia berpesan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi persatuan dan menghormati orang tua maupun guru.
“Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, junjung tinggi persatuan, hormati orang tua dan guru, serta jadilah generasi yang berkarakter, berprestasi, dan bertanggung jawab,” pesannya.
Sementara kepada masyarakat, Zurna mengajak untuk bersama-sama menjaga persatuan, gotong royong, toleransi, dan semangat kebangsaan sebagai bagian dari mengisi kemerdekaan.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan karya dan prestasi. Semoga di usia ke-81 tahun ini Indonesia semakin maju, pendidikan semakin berkualitas, masyarakat semakin sejahtera, dan generasi muda semakin siap membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang,” pungkasnya. (KP)
Laporan: Dini










