“Tumpukan sampah terlihat berserakan di sepanjang bahu Jalan Garuda, Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, yang diduga terjadi karena tidak tersedianya bak sampah di kawasan tersebut.”
Pengguna jalan di kawasan Jalan Garuda Batu 9, Kota Tanjungpinang, H (inisial), mengatakan bahwa tumpukan sampah di bahu jalan tersebut sudah terjadi sejak lama dan sering terlihat oleh warga maupun pengguna jalan yang melintas.
TANJUNGPINANG – Kondisi memprihatinkan terlihat di sepanjang Jalan Garuda, Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang. Bahu jalan di kawasan tersebut dipenuhi tumpukan sampah yang berserakan, sehingga menimbulkan pemandangan yang kurang nyaman bagi warga maupun pengguna jalan.
Pantauan di lokasi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB menunjukkan berbagai jenis sampah terlihat menumpuk di sepanjang bahu jalan. Sampah yang terlihat di lokasi tersebut terdiri dari sampah rumah tangga, plastik bekas, hingga kemasan makanan.
H (inisial), seorang remaja yang sedang berada di sekitar lokasi, mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama.
“Memang dari dulu berserak kali di sini. Sampah rumah tangga sampai sampah plastik bekas pun ada,” ujarnya saat ditemui tim media.
Menurutnya, tumpukan sampah tersebut sering terlihat oleh warga yang melintas di kawasan tersebut dan seolah menjadi pemandangan yang biasa.
Sementara itu, seorang pejalan kaki yang juga merupakan warga sekitar dengan inisial A mengatakan dirinya kerap melihat orang datang pada malam hari untuk membuang sampah di lokasi tersebut.
Ia menyebutkan bahwa sebagian orang membawa kantong plastik besar berisi sampah rumah tangga lalu membuangnya di bahu jalan.
“Sering juga saya lihat orang datang malam-malam bawa plastik besar lalu buang sampah di sini,” katanya.
A mengaku bahwa dirinya terkadang menegur orang yang kedapatan membuang sampah di lokasi tersebut. Namun meskipun sudah diingatkan, masih ada saja orang yang tetap membuang sampah di tempat itu.
Akibatnya, tumpukan sampah kini terlihat memanjang hingga beberapa meter di sepanjang bahu Jalan Garuda.
Padahal di seberang jalan tersebut telah terpasang papan peringatan larangan membuang sampah yang diduga dipasang oleh pemilik kebun di sekitar area tersebut.
Namun keberadaan papan peringatan tersebut tampaknya belum cukup efektif untuk menghentikan kebiasaan sebagian orang yang masih membuang sampah sembarangan.
Menurut A, salah satu penyebab kondisi tersebut kemungkinan karena tidak adanya fasilitas tempat pembuangan sampah di sekitar kawasan tersebut.
“Kalau ada bak sampah mungkin orang buangnya di situ. Di sini banyak permukiman, tapi bak sampah tidak ada,” ungkapnya.
Ia juga menduga bahwa tidak hanya warga sekitar yang membuang sampah di lokasi tersebut. Beberapa pengguna jalan dari kawasan Jalan Karya maupun Jalan Handjoyo kemungkinan juga ikut membuang sampah setelah melihat sampah yang sudah menumpuk lebih dahulu.
Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat menyediakan fasilitas tempat pembuangan sampah di kawasan tersebut agar masyarakat memiliki tempat yang jelas untuk membuang sampah.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan agar kawasan tersebut tetap bersih dan nyaman bagi pengguna jalan maupun warga sekitar. (KP).
Laporan: Venti










