“Bupati Kepulauan Anambas menegaskan satu tahun kepemimpinan Aneng-Raja Bayu menjadi fondasi konsolidasi, efisiensi anggaran, dan percepatan pembangunan berbasis hasil.”
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan bahwa satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian menjadi fase konsolidasi dan peletakan fondasi pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional.
ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memperingati satu tahun kepemimpinan Bupati Aneng dan Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian dalam sebuah agenda refleksi dan evaluasi kinerja pemerintahan.
Dalam sambutannya, Bupati Aneng menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun yang penuh dinamika, tantangan, sekaligus capaian pembangunan.
“Sejenak jika menoleh ke belakang, kita masih mengingat suasana kemenangan tahun 2024 yang penuh semangat dan harapan. Dukungan yang diberikan bukan sekadar pilihan politik, melainkan amanah dan kepercayaan masyarakat untuk menghadirkan masa depan Kepulauan Anambas yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, tahun pertama kepemimpinan adalah tahun konsolidasi dan peletakan fondasi, sekaligus tahun ujian. Pemerintah daerah harus menyesuaikan diri dengan kebijakan efisiensi dan penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat.
“Kami memandang ini bukan sebagai keterbatasan, melainkan sebagai upaya memperbaiki kualitas pembangunan agar lebih tepat sasaran, tidak seremonial, dan tidak sekadar administratif,” tegasnya.
Sejumlah langkah strategis dilakukan, antara lain evaluasi dan rasionalisasi program, pengurangan belanja kurang produktif, peningkatan pengawasan anggaran, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Meski terdapat penyesuaian anggaran, sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.
Bupati Aneng memaparkan sejumlah capaian makro daerah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 74,07 (kategori tinggi), naik 0,60 poin atau sekitar 0,82 persen. Pertumbuhan ekonomi triwulan I tercatat 2,28 persen, meningkat menjadi 12,68 persen pada triwulan II, dan kembali naik menjadi 15,71 persen pada triwulan III.
Persentase penduduk miskin pada Maret 2025 sebesar 6,35 persen atau sekitar 2,86 ribu jiwa, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Indeks Gini juga turun dari 0,32 menjadi 0,28, menunjukkan penurunan kesenjangan ekonomi.
Cakupan BPJS mencapai 99,93 persen. Angka stunting ditekan menjadi 15,8 persen berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia. Di sektor pendidikan, 493 guru telah tersertifikasi, serta hadirnya Sekolah Rakyat dengan 36 siswa dari empat kecamatan.
Pada sektor perikanan, produksi mencapai 26.957 ton senilai Rp1,02 triliun. Ekspor ikan hidup sebesar 178.800 kilogram senilai Rp15,2 miliar, serta usaha pengolahan ikan 531.426 kilogram senilai Rp33,7 miliar.
Sebanyak 10 desa telah ditetapkan sebagai desa mandiri, dan 42 dari 52 desa membentuk Koperasi Desa Merah Putih. Konektivitas diperkuat melalui pembangunan jalan antar desa, operasional Pelabuhan Roro Kuala Maras, pembangunan 66 tower telekomunikasi di 10 kecamatan, serta migrasi 58 titik ke jaringan serat optik. Desa Piasan bahkan meraih peringkat enam besar nasional Desa Digital.
Dalam tata kelola pemerintahan, Indeks Reformasi Birokrasi meningkat menjadi 74,27 (kategori B), nilai akuntabilitas 61,96, serta delapan kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Efisiensi bukan berarti berhenti membangun. Efisiensi adalah membangun dengan lebih bijak, lebih cermat, dan lebih bertanggung jawab,” tegas Bupati.
Ke depan, fokus pembangunan diarahkan pada percepatan pemerataan antar pulau, peningkatan kualitas pelayanan dasar, pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan dan pariwisata, serta tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
“Dengan kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat, Kepulauan Anambas akan terus melangkah maju. Fondasi telah kita bangun, kini saatnya melangkah lebih kuat dan lebih optimis,” tutupnya.
Kegiatan tersebut digelar pada Jumat (27/2/2026) pukul 17.00 WIB di Masjid Agung Baitul Makmur Tarempa dan dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat. (KP).
Laporan: Azmi










