“SD Negeri 001 Ranai mempersiapkan pelaksanaan kurban Iduladha dengan dua ekor sapi yang akan dibagikan kepada siswa yatim, piatu, dan kurang mampu di lingkungan sekolah.”
Kepala SD Negeri 001 Ranai, Deni Iswanti, S.Pd., SD., mengatakan pihak sekolah kembali melaksanakan program tahunan kurban Idul Adha di Kabupaten Natuna dengan menyiapkan dua ekor sapi kurban. Program tersebut bertujuan menanamkan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial kepada guru serta menghadirkan kebahagiaan bagi siswa yatim, piatu, dan kurang mampu.
NATUNA – SD Negeri 001 Ranai kembali mematangkan persiapan pelaksanaan ibadah kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Persiapan tersebut diawali dengan rapat koordinasi antara kepala sekolah, guru, dan staf untuk membentuk panitia, menyusun agenda kegiatan, hingga membahas teknis penyembelihan hewan kurban.
Kepala SD Negeri 001 Ranai, Deni Iswanti, S.Pd., SD., menjelaskan program kurban di sekolah tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang berfokus pada partisipasi guru dan staf sekolah secara sukarela.
“Program ini tidak ada unsur paksaan. Bagi yang bersedia ikut dipersilakan, sedangkan yang belum mampu juga tidak menjadi masalah,” ujarnya kepada koranperbatasan.com melalui wawancara WhatsApp, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, untuk mempermudah pengumpulan dana pembelian hewan kurban, pihak sekolah menerapkan sistem cicilan yang dapat dibayar sesuai kemampuan masing-masing peserta.
“Ada yang mencicil setiap bulan, ada juga yang per tiga bulan, sampai dana terkumpul menjelang pelaksanaan kurban,” katanya.
Dari hasil pengumpulan dana tersebut, tahun ini SD Negeri 001 Ranai berhasil menyiapkan dua ekor sapi yang akan disembelih pada hari kedua Iduladha di lingkungan sekolah.
Deni menyebutkan sasaran utama pembagian daging kurban difokuskan kepada siswa yatim, piatu, dan siswa kurang mampu yang menjadi bagian dari warga sekolah SD Negeri 001 Ranai.
“Kami membagikan kupon kepada siswa yang termasuk dalam kategori penerima agar mereka bisa mendapatkan daging kurban,” jelasnya.
Ia menilai kegiatan kurban tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga menjadi pembelajaran bagi para guru untuk menanamkan keikhlasan dalam berbagi dan berkorban di jalan Allah SWT.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk melatih keikhlasan dalam mengorbankan sebagian harta yang dicintai serta meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS,” ungkapnya.
Selain itu, pihak sekolah berharap program kurban tersebut mampu menghadirkan kebahagiaan bagi siswa yang membutuhkan pada momentum Hari Raya Iduladha.
“Semoga anak-anak yatim, piatu, dan kurang mampu merasa senang di hari raya ini,” harap Deni.
Ke depan, SD Negeri 001 Ranai menargetkan jumlah hewan kurban terus meningkat agar manfaat yang diberikan semakin luas, tidak hanya untuk warga sekolah tetapi juga masyarakat sekitar.
“Kalau tahun ini dua ekor sapi, mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah menjadi tiga atau empat ekor agar lebih banyak masyarakat yang menerima manfaat,” pungkasnya.
Laporan: Dini










