NATUNAPENDIDIKANPOTRET PERBATASAN

SDN 001 Ranai Natuna Tanamkan Nilai Pancasila Melalui Upacara Harlah 2026

×

SDN 001 Ranai Natuna Tanamkan Nilai Pancasila Melalui Upacara Harlah 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala SD Negeri 001 Ranai, Deni Iswanti, S.Pd.SD., saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum menanamkan nilai Pancasila dan semangat nasionalisme kepada peserta didik sejak dini.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di SDN 001 Ranai Natuna menjadi momentum memperkuat nasionalisme, karakter peserta didik, serta penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.”

Kepala SD Negeri 001 Ranai, Deni Iswanti, S.Pd.SD., mengajak seluruh peserta didik untuk tidak hanya mengenal Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pesan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi pembina upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman SD Negeri 001 Ranai, Kabupaten Natuna, Senin (1/6/2026).

NATUNA – SD Negeri 001 Ranai melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda sejak dini.

Pelaksanaan upacara ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 11426/B/MDM.A/HK.04.00/2026 tertanggal 29 Mei 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, serta arahan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna.

Dalam surat edaran tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mengimbau seluruh satuan pendidikan melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai langkah menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat ideologi Pancasila, serta membangun karakter peserta didik.

Upacara yang diikuti seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, dan staf SD Negeri 001 Ranai tersebut berjalan tertib dan lancar. Kegiatan dimulai sejak pukul 07.15 WIB hingga pukul 08.15 WIB.

Deni Iswanti mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna penting untuk mengingatkan generasi penerus bangsa terhadap sejarah perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pendidikan karakter agar peserta didik mampu menghargai perjuangan para pahlawan yang telah meletakkan pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:  Bupati Aneng Resmi Buka Diklat Paskibraka Anambas 2026, Siapkan Putra-Putri Terbaik Daerah

“Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak mengenang sejarah perumusan dasar negara serta menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai Pancasila serta menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini,” ujar Deni kepada koranperbatasan.com melalui wawancara WhatsApp.

Deni menegaskan, Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai simbol negara yang dibacakan dalam kegiatan upacara bendera. Namun, Pancasila harus menjadi pedoman dalam membangun sikap saling menghargai di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

“Pancasila bukan sekadar simbol, tetapi merupakan alat untuk mempersatukan bangsa Indonesia dari berbagai agama, suku, adat istiadat dan keberagaman lainnya,” tegasnya.

Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”.

Deni berharap, pelaksanaan upacara Hari Lahir Pancasila dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa SD Negeri 001 Ranai. Menurutnya, nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila harus mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Ia menekankan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dibaca setiap pelaksanaan upacara hari Senin, tetapi harus tercermin melalui tindakan nyata.

“Dengan adanya kegiatan upacara setiap Hari Lahir Pancasila ini, kami berharap dapat berdampak langsung kepada anak-anak agar lebih memahami nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila, kemudian mampu mengamalkan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.


Laporan: Dini


 

📊 Views: 7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *