BUDAYA PERBATASANNATUNAPENDIDIKANPOTRET PERBATASAN

Tanamkan Keikhlasan, SDN 002 Ranai Tetap Berkurban Ditengah Efisiensi Anggaran

×

Tanamkan Keikhlasan, SDN 002 Ranai Tetap Berkurban Ditengah Efisiensi Anggaran

Sebarkan artikel ini
Kepala SDN 002 Ranai, Misnawati, S.Pd., SD., menyampaikan bahwa sekolah tetap melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah meski di tengah efisiensi anggaran. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini.

“SDN 002 Ranai tetap melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai upaya menanamkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial kepada para siswa sejak dini.”

Kepala SDN 002 Ranai, Misnawati, S.Pd., SD., mengatakan sekolah yang dipimpinnya tetap melaksanakan kegiatan kurban Idul Adha 1447 Hijriah meski kondisi efisiensi anggaran tengah dirasakan di Kabupaten Natuna.

NATUNA – SDN 002 Ranai mempersiapkan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M. Tahun ini, sekolah tersebut akan menyembelih satu ekor sapi kurban yang berasal dari satu kelompok pekurban berjumlah tujuh orang.

Kepala SDN 002 Ranai, Misnawati, menjelaskan keputusan hanya menyembelih satu ekor sapi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi efisiensi anggaran saat ini. Meski demikian, semangat berkurban tetap dipertahankan sebagai bentuk pendidikan karakter bagi siswa.

“Untuk persiapan Iduladha, kami memang mengadakan kurban, cuma satu ekor sapi karena mengingat efisiensi. Jadi hanya terbentuk satu kelompok yang terdiri dari tujuh orang,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (26/5/2026).

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dijadwalkan berlangsung pada hari kedua Idul Adha. Berbeda dari tahun sebelumnya, kegiatan tersebut tidak dilakukan di lingkungan sekolah karena mempertimbangkan kebutuhan air yang cukup besar saat proses penyembelihan dan pembersihan.

“Karena banyak menggunakan air, jadi kami mengadakannya di rumah tempat membeli sapi,” jelasnya.

Misnawati mengatakan, daging kurban nantinya akan diprioritaskan untuk anak yatim di SDN 002 Ranai, majelis guru, serta murid lainnya. Jika terdapat kelebihan daging, pihak sekolah berencana menyimpannya untuk kebutuhan acara pelepasan siswa kelas VI yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026 mendatang.

“Kalau memang ada kelebihan, akan disimpan dulu dan dipersiapkan untuk kegiatan syukuran atau pelepasan siswa kelas enam,” katanya.

Baca Juga:  Optimalisasi Basis Data dan Sinergitas Lintas Sektoral: Arah Kebijakan Pemberdayaan UMKM Bunguran Timur

Selain kegiatan kurban, sekolah juga berencana menggelar silaturahmi atau halalbihalal bersama siswa usai libur Idul Adha apabila cuti bersama hanya berlangsung singkat.

“Mungkin Jumat atau Sabtu nanti kami akan adakan silaturahmi atau halalbihalal bersama anak-anak yang rumahnya dekat dari sekolah,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Misnawati turut menyampaikan pesan moral tentang makna pengorbanan dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Menurutnya, nilai tersebut harus menjadi pelajaran bagi siswa untuk belajar ikhlas, berjuang, dan menghargai pengorbanan orang tua maupun guru.

“Anak-anak juga harus berkorban demi masa depannya. Orang tua sudah melatih, membimbing, mendidik, dan semuanya itu bentuk pengorbanan. Begitu juga kami sebagai guru, pengorbanan tenaga dan pikiran itu sudah menjadi kewajiban,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan kurban di SDN 002 Ranai dapat terus berkembang setiap tahun dan jumlah hewan kurban bisa bertambah pada masa mendatang.

“Mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah lagi, mungkin menjadi dua atau tiga ekor sapi, sehingga manfaatnya semakin besar untuk semua,” pungkasnya.


Laporan: Dini


 

📊 Views: 7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *