Selain itu, ia mengapresiasi langkah pemerintah yang telah menetapkan Hari Santri Nasional sebagai bentuk kepedulian terhadap eksistensi pesantren dan peran para santri dalam pembangunan bangsa.
“Saya kira pemerintah sudah hadir dalam peringatan Hari Santri. Penetapan Hari Santri Nasional adalah wujud kepedulian pemerintah terhadap para santri. Harapannya, pemerintah terus memberi ruang dan peluang bagi santri untuk turut membangun peradaban negara,” harapnya.
Dengan semangat tersebut, Budi Nurhamid mengajak seluruh santri untuk menjadikan Hari Santri sebagai momentum memperkuat komitmen dalam mencintai tanah air serta meningkatkan kualitas keilmuan dan akhlak.
“Santri masa kini harus paham teknologi, kuat iman, dan mencintai negerinya. Itulah santri sejati yang diharapkan bangsa,” pungkasnya. (KP).
Laporan : Nisa










