“Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, menegaskan bahwa keberadaan industri hulu migas memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan daerah, terutama melalui dana bagi hasil dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari para kontraktor migas.”
NATUNA – Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna sekaligus Ketua Komite CSR Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, SE, menilai bahwa peran SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) seperti Medco Energi, Star Energy, dan Harbour Energy sangat vital dalam memperkuat perekonomian daerah dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di wilayah perbatasan.
Ia menegaskan bahwa tanpa kontribusi sektor hulu migas, pembangunan Natuna akan sulit berjalan signifikan. Menurut Boy, perekonomian Natuna sangat bergantung pada dana transfer dan dana bagi hasil (DBH) yang bersumber dari kegiatan migas lepas pantai (offshore).
“Kita ketahui bersama, Natuna tanpa adanya offshore memang tidak bisa berjalan signifikan. Karena memang dari dana bagi hasil, dana transfer itu ya dari dana di offshore tadi, ada K3S tadi, Harbour, Medco, sama Star Energy. Inilah yang memberikan penguatan baik dalam CSR maupun dalam dana bagi hasil untuk pemerintah Kabupaten Natuna,” ujar Boy, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/10/2025).










