“Dampak program dari beasiswa ini jelas jangka panjang. Kalau pembangunan fisik hasilnya bisa langsung dilihat, tapi untuk SDM ini hasilnya baru terasa beberapa tahun ke depan. Harapan kita, anak-anak penerima beasiswa bisa bekerja di K3S seperti Medco, Harbour, atau Star Energy,” katanya optimistis.
Selain pengembangan SDM, Boy menilai SKK Migas dan K3S juga aktif dalam mendukung peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan energi yang bijak.
“Selama ini mereka sudah melakukan berbagai kegiatan, baik untuk masyarakat, media, maupun bantuan infrastruktur. Terakhir mereka bantu pembangunan stadion mini dan juga fasilitas di Pantai Piwang. Ada beberapa item bantuan yang sudah terealisasi dan semuanya dari mereka,” ungkapnya.
Menutup pembicaraan, Boy menyampaikan harapan agar SKK Migas dan K3S terus konsisten menjalankan program CSR yang berkelanjutan untuk Natuna.
“Harapan kita, K3S dalam hal ini bisa intent memberikan dukungan terhadap Natuna melalui CSR-nya. Baik dalam pengembangan sumber daya manusia maupun kegiatan sosial masyarakat. Karena bagaimanapun mereka berdomisili dan beroperasi di wilayah Natuna, sudah semestinya ikut berkontribusi bagi masyarakat,” tegasnya. (KP).
Laporan : Awan










