NATUNAPENDIDIKANPOTRET PERBATASAN

Natuna Berebut Masuk SMPIT NIQ, Kuota Tinggal Enam Kursi Lagi

×

Natuna Berebut Masuk SMPIT NIQ, Kuota Tinggal Enam Kursi Lagi

Sebarkan artikel ini
Kepala SMPIT NIQ, Muhammad Arif, M.Pd., menyampaikan komitmen sekolah dalam membangun generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter melalui pendidikan berbasis Islam terpadu di Natuna.

“SMPIT NIQ Natuna mengumumkan kuota penerimaan siswa baru hampir penuh dengan hanya menyisakan enam kursi pada gelombang kedua SPMB 2026.”

Kepala SMPIT NIQ Natuna, Muhammad Arif, M.Pd., menyampaikan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 kini memasuki tahap akhir dengan sisa kuota hanya enam siswa dari total target penerimaan 40 peserta didik.

NATUNA – SMPIT NIQ Natuna mengumumkan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 kini telah memasuki tahap akhir. Gelombang kedua pendaftaran yang sedang berlangsung dijadwalkan akan ditutup pada 30 Mei 2026 mendatang.

Kepala sekolah, Muhammad Arif, M.Pd., menjelaskan tingginya minat masyarakat membuat kuota penerimaan hampir terpenuhi. Dari target dua rombongan belajar (rombel) dengan total kapasitas 40 siswa, kini hanya tersisa enam kursi bagi calon peserta didik baru.

“Kita membuka dua gelombang pendaftaran, dan ini gelombang kedua sampai tanggal 30 Mei 2026. Sistem pendaftarannya full online dan hanya tersisa enam kuota lagi,” ujarnya saat diwawancarai melalui WhatsApp, Jumat (15/5/2026).

Menurut Arif, salah satu kekuatan utama SMPIT NIQ terletak pada integrasi kurikulum nasional dengan kurikulum keislaman. Melalui sistem tersebut, sekolah ingin membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan spiritualitas yang kuat.

“Keunggulannya dari segi kurikulum, kami mengintegrasikan kurikulum nasional dengan kurikulum keislaman sehingga siswa diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga dari segi spiritual,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil dari metode pendidikan tersebut telah terlihat melalui berbagai prestasi yang berhasil diraih siswa, baik di bidang akademik maupun keagamaan.

Sejumlah capaian membanggakan yang berhasil diraih SMPIT NIQ di antaranya Juara 1 Roket Air Olimpiade Seni, Olahraga, dan Sains MAN 1 Natuna (OSMANSANA), Medali Emas Kompetisi Pelajar Unggul Nasional mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, Medali Perak National English Competition (NEC) mata pelajaran IPA, serta Juara 2 Sepak Takraw.

Baca Juga:  Pemda bersama BPN Natuna Gelar Sidang Panitia Pertimbangan Landreform

Tak hanya itu, beberapa siswa sekolah ini juga berhasil bersaing dan meraih prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Di bidang pengembangan minat dan bakat, SMPIT NIQ juga terus memperluas kegiatan ekstrakurikuler. Saat ini, futsal menjadi ekskul yang paling aktif diminati siswa. Dalam waktu dekat, sekolah juga akan membuka ekstrakurikuler berenang dan panahan.

Muhammad Arif menegaskan bahwa pendidikan di SMPIT NIQ tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi Qur’ani di tengah tantangan zaman modern.

“Kami berharap para orang tua tidak hanya mencari sekolah untuk anaknya, tetapi juga mencari rumah kedua yang mampu menjaga akhlaknya, menumbuhkan ilmunya, dan menguatkan hatinya di tengah zaman yang terus berubah,” katanya.

Ia berharap SMPIT NIQ dapat menjadi bagian dari perjalanan orang tua dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki pondasi agama yang kuat.

“Semoga Allah menuntun setiap ikhtiar ayah dan bunda dalam memilih tempat terbaik bagi tumbuhnya generasi Qur’ani,” pungkasnya. (KP).


Laporan: Dini


 

📊 Views: 8

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *