BUDAYA PERBATASANNATUNAPEMERINTAHANPENDIDIKAN

Tak Hanya PBB, Natuna Tanamkan Mental Juang kepada 33 Calon Paskibraka

×

Tak Hanya PBB, Natuna Tanamkan Mental Juang kepada 33 Calon Paskibraka

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 33 calon anggota Paskibraka Kabupaten Natuna Tahun 2026 menjalani latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) di kawasan Masjid Agung Natuna. Latihan yang dipandu instruktur dari unsur TNI ini bertujuan menyatukan gerakan, membentuk disiplin, serta memperkuat mental dan kekompakan peserta sebagai persiapan menjalankan tugas pada Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Natuna.

“Selain memperkuat kemampuan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), panitia Pemusatan Diklat Paskibraka Kabupaten Natuna Tahun 2026 juga menanamkan semangat juang, wawasan kebangsaan, dan bela negara kepada 33 calon Paskibraka sebagai bekal menjalankan tugas pada HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.”

Panitia Pelaksana Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Kabupaten Natuna, Toni Yulifandri, menjelaskan bahwa pelaksanaan Diklat Paskibraka Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada latihan fisik dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), tetapi juga membentuk mental juang, karakter, disiplin, serta wawasan kebangsaan bagi 33 calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Natuna.

NATUNA – Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Natuna Tahun 2026 kini memasuki tahap latihan intensif. Sebanyak 33 peserta mulai menjalani pembinaan fisik, mental, serta penguatan karakter guna mempersiapkan diri sebagai petugas pengibar dan penurun Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Panitia Pelaksana Paskibraka Kabupaten Natuna, Toni Yulifandri, mengatakan fokus utama latihan pada tahap awal adalah menyatukan gerakan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) agar seluruh peserta mampu bergerak secara serempak, selaras, dan disiplin.

“Mekanismenya, dari hari pertama sampai hari H nanti kita perkuat gerakan PBB mereka. Fokus utama saat ini adalah penyatuan gerak agar serempak dan selaras. Dalam proses tersebut, tim pelatih dan pengasuh memegang peranan penting, sedangkan panitia bertugas memfasilitasi seluruh kebutuhan selama pelatihan,” ujarnya kepada koranperbatasan.com saat diwawancarai di kawasan Masjid Agung Natuna, Minggu (2/8/2026).

Ia menjelaskan, latihan hari pertama hingga hari ketiga dipusatkan di kawasan Masjid Agung Natuna. Selanjutnya, pada hari keempat dan kelima, seluruh peserta akan menjalani latihan di kawasan Pantai Piwang.

Baca Juga:  SDN 013 Ranai Natuna Perdana Gelar Pelepasan Siswa Kelas 6

Memasuki hari keenam, para calon Paskibraka dijadwalkan mulai bergabung dengan Pasukan 45 dari unsur TNI dan Polri untuk memantapkan formasi serta sinkronisasi gerakan menjelang pelaksanaan upacara pengibaran bendera.

Selain latihan fisik pada siang hari, para peserta juga mendapatkan pembinaan karakter melalui materi wawasan kebangsaan, bela negara, serta diskusi kepemimpinan yang diberikan pada malam hari selama masa karantina.

“Tugas mereka membutuhkan semangat juang yang tinggi. Hanya semangat yang mampu mengubah rasa lemah menjadi kuat. Karena itu, selain latihan PBB, malam hari kami isi dengan materi wawasan kebangsaan, bela negara, dan materi pendukung lainnya,” jelas Toni.

Rutinitas harian peserta selama mengikuti pemusatan diklat juga disusun secara disiplin. Kegiatan dimulai sejak dini hari dengan ibadah, olahraga pagi, sarapan bersama, latihan PBB hingga sore, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran di ruang kelas pada malam hari.

Terkait pelaksanaan ibadah peserta yang berbeda agama, Toni menegaskan panitia memberikan kebebasan penuh kepada seluruh peserta untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.

“Kami tidak pernah melarang peserta menjalankan ibadah sesuai agamanya. Semua kami kembalikan kepada peserta masing-masing. Panitia hanya memfasilitasi agar seluruh kegiatan tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.

Di akhir wawancara, Toni mengajak masyarakat Kabupaten Natuna untuk hadir menyaksikan pelaksanaan Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, kehadiran masyarakat akan menjadi penyemangat tersendiri bagi para calon Paskibraka saat menjalankan tugas negara.

Ia juga mengajak generasi muda Natuna menjadikan Paskibraka sebagai wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat cinta Tanah Air sejak usia sekolah. (KP).


Laporan: Dini


 

📊 Views: 48

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *