SUARA RAKYATTANJUNGPINANG

TCC Mall Sepi Pengunjung, Pedagang Sulit Bertahan

×

TCC Mall Sepi Pengunjung, Pedagang Sulit Bertahan

Sebarkan artikel ini
Suasana TCC Mall Tanjungpinang yang terlihat sepi pengunjung. Selasa (4/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Sepinya pengunjung di TCC Mall Tanjungpinang mulai berdampak pada aktivitas perdagangan di dalam pusat perbelanjaan tersebut, bahkan sejumlah tenant dilaporkan telah menutup usahanya.”

Lina (nama samaran), pedagang di TCC Mall Tanjungpinang, mengaku kondisi pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Aisyah Sulaiman Km 8 itu kini semakin sepi pengunjung sehingga membuat sebagian pedagang kesulitan mempertahankan usahanya, saat ditemui Selasa (4/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

TANJUNGPINANG – Kondisi tersebut terlihat di TCC Mall Tanjungpinang, salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Sejumlah gerai tampak tutup, sementara aktivitas pengunjung di dalam mall tidak seramai seperti beberapa tahun lalu.

Seorang pengunjung yang namanya disamarkan mengatakan salah satu penyebab berkurangnya pengunjung kemungkinan karena tutupnya Matahari Department Store (MDS) yang sebelumnya menjadi salah satu daya tarik utama di pusat perbelanjaan tersebut.

“Dulu kalau ke TCC biasanya untuk belanja pakaian, sepatu atau sandal di Matahari. Tapi sekarang Matahari sudah tutup, jadi kami ke sini paling kalau mau belanja sembako di Hypermart atau sesekali nonton bioskop di XXI,” ujarnya.

Sepinya pengunjung juga dirasakan langsung oleh para pedagang yang masih bertahan di dalam mall tersebut. Lina mengaku jumlah pembeli yang datang ke tokonya sangat sedikit dibandingkan sebelumnya.

“TCC sekarang sepi pengunjung, jadi banyak tenant yang tutup usaha. Tempat kami juga jarang sekali didatangi pengunjung. Kadang ada yang datang pun belum tentu beli,” katanya.

Menurutnya, kondisi ini membuat pedagang harus menunggu lama hanya untuk mendapatkan satu atau dua pembeli.

Hal serupa juga disampaikan pedagang lain bernama Sumarni (nama samaran). Ia menilai perubahan pola belanja masyarakat turut memengaruhi kondisi tersebut.

Baca Juga:  Satpol PP Bongkar Lahan, Pemilik Protes

“Sekarang orang banyak belanja online. Harganya kadang lebih murah dan cukup pesan dari rumah saja,” ujarnya sambil tersenyum kecil.

Sumarni berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan kondisi pusat perbelanjaan tersebut agar kembali menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

“Saya berharap pemerintah kota bisa mencari solusi agar pengunjung kembali ramai, sehingga ekonomi pedagang juga bisa terbantu,” tutupnya. (KP).


Laporan: Novita


📊 Views: 17

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *