KABAR PERBATASANNATUNAOLAHRAGAPENDIDIKAN

Tiga Siswa SMPN 1 Bunguran Timur Ikuti Jambore Nasional 

×

Tiga Siswa SMPN 1 Bunguran Timur Ikuti Jambore Nasional 

Sebarkan artikel ini
Tiga siswa Gugus Depan 025-026 SMP Negeri 1 Bunguran Timur, Melcist Putra Alponna, Nayla Ameera Desmicha, dan Ardhevia Nayla Arqiani, mengikuti Jambore Nasional di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, DKI Jakarta. Keikutsertaan mereka membawa nama SMP Negeri 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, dalam kegiatan kepramukaan tingkat nasional.

“Tiga siswa Gugus Depan 025-026 SMP Negeri 1 Bunguran Timur akan mengikuti Jambore Nasional di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, DKI Jakarta. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa mengembangkan kemandirian, keterampilan kepramukaan, kepemimpinan, dan membawa nama baik sekolah.” 

Kepala SMP Negeri 1 Bunguran Timur, Zurna, S.Pd., mengungkapkan tiga siswanya dari Gugus Depan 025-026 akan mengikuti Jambore Nasional di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, DKI Jakarta, setelah melalui proses seleksi yang berlangsung sejak Februari 2026. 

NATUNA — Tiga siswa SMP Negeri 1 Bunguran Timur bersiap membawa nama sekolah dalam Jambore Nasional di Buperta Cibubur, DKI Jakarta. Ketiganya merupakan anggota Pramuka dari Gugus Depan 025-026 SMP Negeri 1 Bunguran Timur. 

Tiga siswa tersebut yakni Melcist Putra Alponna, siswa kelas VIII, Nayla Ameera Desmicha, siswa kelas IX, dan Ardhevia Nayla Arqiani, siswa kelas IX. 

Pada tahap awal seleksi sekitar Februari 2026, terdapat empat siswa yang dinyatakan lolos. Satu di antaranya, Asyfa Azzahra Putri, kini telah melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. 

Zurna mengatakan keberhasilan peserta didiknya tidak terlepas dari sistem pembinaan Pramuka di sekolah yang dilaksanakan secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan. 

Pembinaan, kata dia, tidak hanya berfokus pada latihan rutin, tetapi juga mencakup penguatan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, keterampilan kepramukaan, kerja sama, serta kemandirian peserta didik. 

“Pembina melakukan pemetaan potensi anggota, kemudian memberikan pembinaan khusus kepada peserta didik yang memiliki minat dan kemampuan lebih pada bidang tertentu melalui latihan intensif, simulasi, serta mengikuti berbagai kegiatan atau perlombaan,” ujar Zurna kepada koranperbatasan.com melalui WhatsApp, Rabu (12/8/2026). 

Selain pembinaan khusus, sekolah memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperluas pengalaman melalui kegiatan perkemahan, lomba keterampilan, dan kegiatan kepemimpinan. 

Baca Juga:  Natuna Siap Berprestasi, Lima Pelajar SMPN 1 Bunguran Timur Lolos OSN Provinsi

Menurut Zurna, pembinaan tersebut didukung pembina yang kompeten serta koordinasi dengan kwartir di berbagai tingkatan. Pola itu juga sejalan dengan prinsip Gerakan Pramuka yang menekankan pendidikan melalui praktik dan pengalaman, Sistem Among, Prinsip Dasar Kepramukaan, serta Metode Kepramukaan. 

“Kami juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan pengalaman melalui kegiatan perkemahan, lomba keterampilan, dan kegiatan kepemimpinan,” katanya. 

Sebagai kepala sekolah, Zurna berharap ketiga siswanya dapat mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung jawab serta tetap menjaga nama baik sekolah. 

Ia menilai pengalaman mengikuti kegiatan tingkat nasional dapat menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar mandiri, memperluas persahabatan, meningkatkan keterampilan kepramukaan, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan jiwa kepemimpinan. 

“Yang paling penting, pulang nanti mereka dapat membawa pengalaman dan nilai-nilai positif untuk dibagikan kepada teman-teman di sekolah,” harapnya. 

Zurna juga berpesan agar para siswa menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai wadah untuk belajar menjadi pribadi mandiri, disiplin, bertanggung jawab, peduli, serta mampu bekerja sama dengan orang lain. 

“Ikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat dan sungguh-sungguh, junjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, serta selalu menjaga sikap dan nama baik diri sendiri, keluarga, dan sekolah,” pesannya. 

Ia berharap pengalaman mengikuti kegiatan kepramukaan tersebut menjadi bekal berharga bagi ketiga siswa dalam membentuk karakter sebagai generasi muda yang tangguh dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat. 

“Ibu berharap pengalaman dalam kegiatan kepramukaan ini dapat menjadi bekal berharga untuk membentuk mereka menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya. (KP) 


Laporan: Dini 

Baca Juga:  16 Hari Menghilang, Warga Kelarik Ditemukan Tergantung Membusuk

 

📊 Views: 60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *