“Kementerian Agama Kabupaten Natuna menyerahkan lima mushaf Al-Qur’an wakaf kepada Presiden Mahasiswa STAI Natuna untuk mendukung kegiatan Safari Ramadhan 2026.”
NATUNA — Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna Idris, S.Ag. menyerahkan wakaf Al-Qur’an kepada Presiden Mahasiswa STAI Muhammad Raus dalam seremoni di Kantor Kemenag Natuna, Selasa (3/3/2026) pukul 09.40 WIB, sebagai dukungan resmi terhadap agenda Safari Ramadhan mahasiswa STAI Natuna.
Penyerahan lima mushaf Al-Qur’an tersebut menjadi bagian dari dukungan institusional Kementerian Agama terhadap kegiatan keagamaan berbasis kampus. Safari Ramadhan yang digagas Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Natuna dirancang sebagai program penguatan literasi Al-Qur’an dan syiar Islam di masjid-masjid wilayah Natuna.
Idris menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang dinilai memiliki dampak sosial dan spiritual bagi masyarakat. Menurutnya, Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah pembinaan umat melalui ceramah, tadarus, serta distribusi Al-Qur’an ke masjid yang kekurangan mushaf.
“Kegiatan ini sangat positif dan konstruktif bagi masyarakat. Harapan kami, wakaf Al-Qur’an ini dapat menambah ketersediaan mushaf di masjid-masjid yang membutuhkan. Semoga Safari Ramadhan STAI Natuna berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan Kementerian Agama merupakan bagian dari strategi penguatan moderasi beragama serta pemberdayaan generasi muda dalam kegiatan dakwah yang edukatif.
Sementara itu, Muhammad Raus selaku Presiden Mahasiswa sekaligus Ketua DEMA STAI Natuna menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenag Natuna. Ia memastikan lima mushaf wakaf tersebut akan disalurkan secara selektif ke masjid yang benar-benar kekurangan Al-Qur’an.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari Kemenag Kabupaten Natuna. Insyaallah, Al-Qur’an ini akan kami distribusikan ke masjid-masjid yang membutuhkan, terutama untuk mendukung kegiatan tadarus selama Ramadhan,” katanya.
Menurut Raus, Safari Ramadhan tahun ini difokuskan pada penguatan kegiatan keagamaan masyarakat, khususnya di momentum bulan suci. Selain ceramah dan tadarus, mahasiswa juga akan mendorong partisipasi generasi muda dalam aktivitas masjid.
Kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara institusi pemerintah dan organisasi kemahasiswaan dalam mendukung pembangunan karakter religius masyarakat. Wakaf Al-Qur’an menjadi simbol kolaborasi konkret dalam memperluas akses sarana ibadah dan literasi keagamaan.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis mushaf Al-Qur’an serta sesi foto bersama sebagai dokumentasi resmi kegiatan. (KP).
Laporan : Dhitto










