EKONOMI PERBATASANNATUNAUMKM PERBATASAN

Lurah Ranai Darat Natuna Dorong UMKM dan Pelestarian Tradisi Lokal

×

Lurah Ranai Darat Natuna Dorong UMKM dan Pelestarian Tradisi Lokal

Sebarkan artikel ini
Lurah Ranai Darat, A. Era Juein Marisa, S.Sos., berdialog dengan warga saat melihat hasil pemanfaatan pekarangan rumah melalui program ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kelurahan Ranai Darat terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro, pemanfaatan pekarangan rumah, hingga menjaga keberlanjutan tradisi pengolahan pangan lokal.”

Lurah Ranai Darat, A. Era Juein Marisa, S.Sos., menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, ketahanan pangan keluarga, serta edukasi pelestarian tradisi lokal kepada generasi muda.

NATUNA – Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Berada di wilayah perbatasan Indonesia yang berhadapan langsung dengan Laut Natuna Utara, Kelurahan Ranai Darat terus berupaya menghadirkan pelayanan pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Lurah Ranai Darat, A. Era Juein Marisa, S.Sos., mengatakan, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, namun juga dari meningkatnya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

“Sebagai lurah perempuan di wilayah perbatasan, saya percaya bahwa ukuran keberhasilan pembangunan adalah kesejahteraan masyarakat,” ujarnya kepada koranperbatasan.com, Selasa (23/6/2026).

Era menjelaskan, pihaknya terus mendorong berbagai usaha mandiri masyarakat, khususnya kelompok perempuan yang bergerak dalam pengolahan produk lokal. Menurutnya, usaha rumah tangga tersebut terbukti memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi keluarga.

“Ini adalah salah satu bentuk usaha rumah-rumahan yang berdampak langsung kepada masyarakat sekitar, sebagai wujud nyata partisipasi perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Dalam proses pengembangan usaha tersebut, pemerintah daerah juga ikut memberikan dukungan, salah satunya melalui bantuan peralatan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dukungan itu diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi masyarakat.

Tidak hanya berkembang di tingkat lokal, sejumlah produk usaha warga Ranai Darat kini mulai dikenal hingga luar daerah. Permintaan pasar juga terus mengalami peningkatan.

Baca Juga:  Desa Batu Gajah Transformasi Dana Desa Lewat Agrobisnis Jagung

“Alhamdulillah peminatnya semakin banyak. Bahkan sudah sampai ke pusat-pusat provinsi. Produk sudah dikirim ke berbagai wilayah, termasuk Kalimantan dan Tanjungpinang,” ungkapnya.

Selain sektor usaha mikro, Kelurahan Ranai Darat juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

Program menanam kebutuhan dapur seperti cabai, seledri, dan daun bawang mendapat respons positif dari warga karena manfaatnya dapat langsung dirasakan.

“Program ini sangat membantu masyarakat. Untuk kebutuhan dapur sehari-hari bisa langsung mengambil hasil tanaman di rumah, bahkan sebagian juga bisa dijual untuk menambah pendapatan keluarga,” katanya.

Era menambahkan, pihaknya juga memberikan perhatian terhadap pelestarian tradisi pangan lokal, salah satunya pengolahan sagu yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.

Namun, ia tidak menampik masih terdapat tantangan dalam mengenalkan kembali nilai tradisi tersebut kepada generasi muda.

Menurutnya, perkembangan zaman membuat sebagian anak muda mulai kurang memahami proses dan nilai ekonomi dari pengolahan pangan tradisional.

“Untuk generasi muda memang masih menjadi tantangan. Banyak yang belum mengetahui tentang pengolahan sagu karena tidak semua keluarga memahami tradisi tersebut. Maka edukasi dan pengenalan harus terus dilakukan,” terangnya.

Ia menilai, tradisi lokal bukan hanya sekadar warisan budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi apabila terus dikembangkan dan dikenalkan secara baik kepada generasi penerus.

Melalui kolaborasi bersama masyarakat, tokoh lingkungan, serta berbagai pihak terkait, Kelurahan Ranai Darat berupaya memastikan program pemberdayaan tersebut tetap berjalan berkelanjutan.

“Kami percaya, sekecil apa pun langkah yang dilakukan dengan tulus akan membawa perubahan besar bagi masyarakat,” tuturnya.

Ke depan, Era berharap dukungan terhadap usaha mikro masyarakat dapat terus diperkuat, baik dari sisi pembinaan, bantuan modal, maupun perluasan akses pemasaran.

Baca Juga:  Berawal dari Meja Lipat, Raja Pisang Kini Jadi Favorit Warga Natuna

“Harapan kami, program pemberdayaan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih besar. Kualitas dukungan, bantuan modal, serta jangkauan pasar bagi usaha mikro warga dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” harapnya.

Ia menegaskan, Kelurahan Ranai Darat akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik, menjaga persatuan, memberdayakan masyarakat, serta menumbuhkan harapan dari wilayah perbatasan Indonesia.

“Dari Ranai Darat untuk Indonesia, bersama melayani, bersama menginspirasi,” pungkasnya.


Laporan: Dini


 

📊 Views: 106

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *