“Kunjungan Duta Besar Amerika Serikat ke Natuna dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama pendidikan, khususnya peningkatan kapasitas guru bahasa Inggris dan peluang global bagi pelajar daerah perbatasan.”
NATUNA – Kepala Sekolah SMAN 2 Bunguran Timur, Arqam Alfarisy, S.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan Duta Besar Amerika Serikat ke Natuna, Senin (9/2/2026), merupakan bagian dari peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat yang disejalankan dengan program penguatan pendidikan, khususnya peningkatan kompetensi guru bahasa Inggris di Kabupaten Natuna.
Arqam Alfarisy menjelaskan, kegiatan tersebut bukan inisiasi dari pihak sekolah, melainkan murni gagasan Duta Besar Amerika Serikat yang berkedudukan di Jakarta dan berkolaborasi dengan Konsulat Amerika Serikat di Medan. Natuna dipilih karena dinilai memiliki keunikan geografis serta panorama alam yang indah.
“Ini dalam rangka memperingati hari jadi negara Amerika Serikat yang ke-250 tahun, dan kegiatannya disejalankan dengan program pendidikan,” ujar Arqam.
Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah pelaksanaan English Training for English Teacher, yakni pelatihan bahasa Inggris bagi guru-guru di Natuna. Sebanyak 24 guru bahasa Inggris dari berbagai sekolah, termasuk dari Kecamatan Midai, mengikuti pelatihan yang dibimbing langsung oleh Mr. William Pickery dari Amerika Serikat.
Menurut Arqam, peserta pelatihan tidak hanya berasal dari SMAN 2 Bunguran Timur, melainkan guru-guru bahasa Inggris yang aktif mengajar dan menggunakan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
“Harapannya, guru-guru ini bisa mengaplikasikan metode dan teknik penggunaan bahasa Inggris yang simpel, mudah dipahami, dan efektif bagi peserta didik,” jelasnya.
Ia menambahkan, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa Inggris secara baik, sekaligus membuka wawasan global bagi pelajar di wilayah perbatasan seperti Natuna.
Arqam juga berharap, kunjungan ini dapat menjadi awal kerja sama yang lebih luas antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak Amerika Serikat, termasuk peluang beasiswa luar negeri bagi pelajar Natuna.
“Siapa tahu ke depan ada peluang beasiswa bagi anak-anak kita. Apalagi sudah ada American Corner sebagai pusat informasi Amerika yang bisa dimanfaatkan melalui pembelajaran daring, termasuk lewat Zoom,” tutupnya. (KP).
Laporan: Dini










