Jokowi : Kebebasan Pers Menyampaikan Pendapat Pilar Demokrasi yang Harus Dijaga  

oleh -413 views
Presiden-Republik-Indonesia-H.-Ir.-Joko-Widodo

JAKARTA (KP),- Presiden RI Joko Widodo ‘Jokowi’ telah mengundang beberapa tokoh nasional dan lintas agama untuk membahas berbagai isu terkini terkait kebakaran hutan, kondisi Papua, hingga aksi unjuk rasa mahasiswa akhir-akhir ini yang sempat menelan korban.

Tokoh agama tersebut diantaranya Ketua PP Muhammadiyah  Agus Taufiqurrahman Sekjen PBNU Helmy Phdi Wisnu Bawa Tenaya Ketum KWI Mgr Ignatius Suharyo. PGI Henriette Lebang Permabudhi Arief Harsono dan Ketum Matakin Budi Santoso Tanuwobowo.

Setelah itu ada lagi, sesi kedua pertemuan dengan tokoh nasional seperti matan Ketua MK Mahfud MD Budayawan Toety Herati Rohaniawan Franz Magnis Suseno  Akademisi Azyumardi Azra aktivis Emil Salim budayawan Gunawan Mohammad budayawan Nyoman Nuarta budayawan Christine Hakim budayawan Butet Kertaradjasa, ahli hukum Bivitri Susanti dan pengusaha Arifin Panigoro.

 

Presiden-Jokowi-bersama-tokoh-Nasional-usai-mengelar-Pertemuan-di-Istana-Negara

Dalam pembukaan dialog kali ini, pertama tama kembali saya ingin menegaskan komitmen saya pada kehidupan demokrasi di Indonesia. Bahwa kebebasan Pers, kebebasan menyampaikan pendapat adalah pilar demokrasi yang harus terus kita jaga dan kita pertahankan. Saya tidak ingin, jangan sampai bapak ibu sekalian ada yang meragukan komitmen saya mengenai semua ini,” ungkap Jokowi dihadapan para tokoh serta seniman di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Kamis, 26 September 2019 kemarin.

Usai pertemuan, para tokoh nasional meminta kepada Presiden Joko Widodo agar menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk membatalkan revisi UU KPK. Jokowi juga berjanji, akan secepat cepatnya memberikan keputusan terkait hal ini.

Sementara itu, hingga saat ini Presiden Joko Widodo belum lagi meneken pengesahan revisi Undang-Undang nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) menjadi undang-undang yang dilakukan DPR RI dalam sidang paripurna 17 September 2019 lalu.



Presiden menghendaki semua itu diputuskan dalam waktu yang tepat setelah ianya bertemu dua kali lagi dengan mahasiswa dan tokoh LSM,” sebut Sekretaris Jenderal Seknas Jokowi, Dedy Mawardi saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat, 27 September 2019. (KP).


Editor : M. Faisal

Kontributor : MetroOne.co.id.



Memuat...