“Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kawal, Bintan, dengan kobaran api yang terus membesar hingga malam hari dan mengancam area sekitar.”
Warga Kawal Bintan Donu menyampaikan kebakaran lahan di sekitar kawasan SMP 15 Bintan mulai terlihat sejak siang hari dan hingga malam hari api masih terus membesar serta meluas.
BINTAN – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kawal, Kabupaten Bintan, tepatnya di sekitar kawasan SMP 15 Bintan, pada Jumat (27/3/2026).
Peristiwa tersebut mulai terdeteksi sejak siang hari usai salat Jumat. Namun hingga pukul 19.00 WIB, api dilaporkan masih terlihat membesar dan belum sepenuhnya dapat dikendalikan.
Informasi yang dihimpun Koran Perbatasan dari warga setempat menyebutkan bahwa titik api awalnya terlihat kecil sebelum akhirnya meluas ke area yang lebih besar.
Salah satu warga, Donu, yang tinggal sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, mengatakan bahwa api dengan cepat membesar dalam waktu singkat.
“Awalnya api terlihat kecil, tetapi lama-kelamaan semakin membesar dan meluas,” ujarnya melalui sambungan WhatsApp.
Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang oleh pengguna jalan. Namun, hingga saat ini penyebab pasti kejadian tersebut masih belum dapat dipastikan secara resmi.
Upaya pemadaman telah dilakukan oleh tim pemadam kebakaran yang turun langsung ke lokasi. Api sempat berhasil dikendalikan, namun kembali muncul dan meluas akibat kondisi angin kencang serta cuaca panas yang membuat dedaunan kering mudah terbakar.
Kondisi tersebut menyebabkan api dengan cepat merambat ke area sekitar, sehingga memperluas dampak kebakaran.
Hingga malam hari, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar dua hektare dan masih berpotensi bertambah jika tidak segera tertangani secara maksimal.
Warga sekitar terus memantau perkembangan situasi dengan penuh kewaspadaan, mengingat lokasi kebakaran tidak jauh dari permukiman.
Selain itu, aparat setempat termasuk Babinsa turut melakukan pengawasan guna memastikan kondisi tetap terkendali serta mengantisipasi dampak yang lebih luas.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati, khususnya dalam menjaga lingkungan dari potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti maupun perkembangan penanganan kebakaran tersebut. (KP).
Laporan: Venti










